hut

Dikbud NTB Buka Kesempatan Beasiswa ke Cina

MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kembali membuka kesempatan kepada anak muda NTB untuk mendapatkan beasiswa pendidikan tujuan Cina.

“Cina dipilih menjadi negara tujuan, selain memang adanya kerjasama, juga untuk mempersiapkan SDM bidang sains dan teknologi, guna mendukung program industrialisasi Pemprov NTB,” kata Kepala Dikbud NTB, Rusman, Kamis (17/10/2019).

Hal itu menurutnya, mengingat salah satu program pembangunan unggulan Pemprov NTB adalah industrialisasi, baik bidang pertanian, perkebunan, kelautan dan peternakan, sehingga membutuhkan SDM bidang sains dan teknologi.

“Melalui program ini, akan makin banyak anak NTB yang bisa mengenyam pendidikan, khususnya di luar negeri” katanya.

Kepala Divisi Kerja Sama Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB, Imanuela Andilolo, sebelumnya menjelaskan, skema beasiswa diberikan merupakan beasiswa kategori B (Partial Funding). Pemerintah membiayai sebagian pembayaran bagi penerima beasiswa yang dinilai layak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),  Rusman, saat ditemui di kantornya, Kamis (17/10/2019). –Foto: Turmuzi

Dalam hal ini, LPP NTB bekerja sama dengan Dinas Dikbud dan Konsulat Jenderal Cina di Denpasar, membiayai dana keberangkatan dan administrasi bagi penerima beasiswa dan membebaskan SPP setiap tahunnya, dengan syarat dan kondisi tertentu setiap universitas.

“Batas pendaftaran program Beasiswa S1 tujuan Cina yang berakhir pada 30 April 2020, masing masing akan mengirim siswa ke tiga universitas, Yunnan University, Kunming – Yunnan Prov. 100 orang, Beijing Wuzi University, Beijing 50 orang dan Yangzhou University, Yangzhou – Prov. Jiangshu 50 orang” katanya.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pelamar beasiswa, di antaranya, Ijazah SMA dan SKHUN asli, terjemahan Bahasa Inggris Ijazah SMA dan SKHUN oleh penerjemah bersumpah, terjemahan nilai rapor dari kelas satu sampai tiga, surat rekomendasi dari kepala sekolah.

Rencana Studi S1, penjabaran jurusan yang diinginkan dengan Bahasa Inggris, Surat Pernyataan Orang tua, Passport jika ada, Sertifikat Bahasa TOEFL/IELTS/TOEIC) jika ada, Curriculum Vitae dalam bahasa inggris.

“Untuk kriteria seleksi, tahap sekolah dapat menyeleksi sepuluh siswa dengan mensyaratakan surat pernyataan kesanggupan biaya dari orang tua, usia minimal 17 tahun dengan prestasi sepuluh besar atau berprestasi dengan keahlian dasar Bahasa Inggris serta memiliki pengalaman organisasi”, jelas Andi.

Biaya beasiswa kategori B sebesar Rp80.000.000 dan yang termurah di Yunnan University sebesar Rp65.000.000 selama empat tahun, dengan biaya rata-rata per bulan yang harus dikeluarkan oleh orang tua antara Rp1.400.000 hingga Rp2.000.000.

Biaya kuliah tersebut telah ditanggung SPP dan biaya administrasi serta keberangkatan, sedangkan biaya hidup sekitar Rp1.800.000 per bulan, ditanggung penerima beasiswa bersangkutan.

Lihat juga...