hut

Dinas: Bazar, Efektif Promosikan Produk UMKM

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Kasi Promosi dan Pemasaran UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, Jawa Barat, Sofyan, mengakui bazar dan pameran masih efektif untuk mempromosikan produk usaha mikro kecil menengah. Pelaku UMKM bisa langsung mengenalkan produk kepada konsumen.

Dia juga menyebut, bahwa Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong pelaku UMKM, untuk mengurus surat keterangan binaan (SKB) yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Sehingga, jumlah pelaku usaha kecil menengah lebih tertata dalam pengembangannya.

“SKB sendiri untuk mengkoordinir UMKM dengan baik, agar pelaku UMKM di Bekasi tidak liar,” ungkap Sofyan, saat acara bazar produk UMKM di Kelurahan Bintara, Selasa (8/10/2019).

Dikatakan, bahwa banyak keuntungan menjadi binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi. Antara lain, akan dilindungi, dibantu tumbuh dan berkembang, mendapat fasilitas pendampingan dari sisi kemasan, agar mengubah kemasan menjadi salah satu daya tarik dari sebuah produk, sehingga sejajar dengan produk perusahaan.

Sofyan, Kasi Promosi dan Pemasaran UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi, meninjau bazar. –Foto: M Amin

Dikatakan, bahwa di Kota Bekasi jumlah pelaku UMKM mencapai belasan ribu. Dia menyebut, sesuai data BPS 2016, jumlah pelaku UMKM di Bekasi mencapai 215 ribu, dari jumlah tersebut yang baru terbina oleh Pemkot Bekasi sekitar 3000-an.

“Nah, SKB ini adalah bukti mereka menjadi binaan Pemkot Bekasi. Dan, syarat menjadi binaan gampang, hanya menyerahkan KTP, domisili usaha, contoh produk dan mengisi formulir,“ katanya.

Selain beragam fasilitas tertentu diberikan setelah menjadi binaan, bertujuan mempermudah berkembangnya pelaku UMKM, baik dari sisi promosi, pengembangan produk seperti kemasan dan lainnya.

Pelaku UMKM akan mudah mendapatkan rekomendasi untuk mendapatkan pembiayaan dari jasa keuangan.

Hal lain, imbuhnya, Pemkot Bekasi selalu memberikan pelatihan tertentu dan yang diundang tentu UMKM yang terdaftar sebagai binaan, seperti pelatihan digital marketing, kemasan dan pengelolaan.

“Berbagai pelatihan diberikan untuk pengembangan UMKM lebih berkualitas dan mampu bersaing dengan kompetitor lainnya,” ujarnya.

Lihat juga...