hut

DPRD Pastikan Pembahasan APBD 2020 DKI Mulai Pekan Depan

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik, memastikan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 segera mulai pekan depan. 

Dia menyatakan, pekan depan akan mulai dibahas di dalam rapat badan anggaran (Banggar) DPRD. Hal itu mengingat jika melewati batas waktu 30 November, pihaknya akan disanksi tidak menerima gaji sebesar Rp110 juta selama enam bulan.

“Kelar, minggu depan udah mulai. Minggu ini alat kelengkapan dewan (AKD), minggu depan sudah mulai (pembahasan),” ujar Taufik, kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Taufik mengaku menargetkan APBD 2020 DKI tersebut sebelum 30 November sudah disahkan bersama pihak eksekutif.

Dia menyebutkan, bahwa pada tahun sebelumnya, APBD 2019, pembahasan kelar selama satu bulan. Namun, hal itu harus ada kerja sama yang baik dari eksekutif dan legislatif. “Sebulan bisa, kalau serius, sebulan atau sebulan setengah,” ujar dia.

Dia mengatakan, pekan ini anggota legislatif akan fokus membahas AKD, seperti komisi dan anggota serta pimpinan badan. Dia mengungkapkan, waktu pembahasan APBD selama sekitar sebulan ini tak terlalu singkat.

DPRD DKI, katanya, tidak akan terburu-buru dengan waktu yang tersedia. Pembahasan bisa dilakukan maraton. Taufik mempersilakan masyarakat datang saat pembahasan RAPBD, karena dilakukan secara terbuka.

“Pembahasan terbuka untuk umum, datang aja. Wartawan boleh datang, LSM boleh datang,” tuturnya.

Sebelumnya, beberapa pihak menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak transparan, karena tidak mengunggah dokumen KUA-PPAS 2020 di situs resmi milik Pemprov DKI, yakni Jakarta.apbd.go.id.

“Ya mungkin karena ini dalam proses pembahasan kan belum dimulai pembahasannya, setelah pembahasan baru bisa di-upload. Nanti orang pikir seperti itu, padahal jadinya kan lain,” katanya.

Menurutnya, dokumen yang ada saat ini barulah dokumen usulan awal. Nantinya mengalami pemangkasan maupun penambahan saat dibahas di DPRD bersama eksekutif.

Jika diunggah sekarang, dia khawatir publik akan bingung karena anggaran mengalami perubahan.

Selain itu, dia meminta agar masyarakat tidak mempermasalahkan transparansi anggaran di era Gubernur DKI sebelumnya. Hal tersebut, kata dia, hanyalah masalah teknis jika terkait dengan pengunggahan di situs web.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com