hut

Dukung Petani, Lampung Menggelar Kontes Alpukat

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Potensi komoditas alpukat di Lampung Selatan terus dikembangkan petani setempat. Mendukung upaya tersebut, digelar kontes alpukat dengan melibatkan 50 petani.

Gilang Nugraha, Panitia Kontes Alpukat menyebut, kegiatan itu bertujuan mencari alpukat unggulan dari Lampung. Wilayah Lampung Selatan dan Bandar Lampung, masuk zona satu, yang berasal dari petani penanam alpukat.

Penilaian kontes dari kriteria berat buah, rasa, warna dan ketebalan daging. Dalam penilaiannya, tim juri melihat langsung lokasi penanaman di bukit Kayu Tabu. Kontes alpukat berhadiah Rp25 juta tersebut, diharapkan dapat meningkatkan potensi petani.

Dengan kontes, dapat dilakukan pemetaan wilayah dengan potensi alpukat berkualitas. “Selain melakukan penilaian buah kegiatan kontes alpukat menjadi sarana edukasi bagi petani agar melakukan penanaman alpukat secara baik dan pengelolaan paska panen agar memiliki nilai jual yang baik,” ungkap Gilang Nugraha kepada Cendana News di Desa Kelawi, Rabu (16/10/2019).

Pemenang kontes, akan dikontrak. Pohon yang menghasilkan buah berkualitas akan dikontrak untuk dikembangkan. Pengembangan pohon alpukat dibantu oleh PT Great Giant Foods, untuk menciptakan bibit alpukat berkualitas. Hasil pengembangan bibit akan didistribusikan kepada petani. “Setelah buah alpukat dinilai selanjutnya akan dibawa ke Bandar Lampung agar bisa ditentukan pemenangnya,” tuturnya.

Sahbana,salah satu petani alpukat dengan sistem sambung pucuk di Desa Kelawi,Kecamatan Bakauheni yang ikut dalam kontes alpukat Rabu (16/10/2019) – Foto Henk Widi

Ganda Putra, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Bakauheni, mengapresiasi penyelenggaraan kontes. Dia menyebut, potensi pertanian alpukat sangat bagus di wilayah Lampung Selatan, terutama di Bakauheni. Sesuai data KTNA Bakauheni, ada sekira 6.000 tanaman alpukat di daerah tersebut. Sahbana, petani penanam 1.000 batang alpukat menyebut, saat kemarau pohonnya tetap produktif. Meski kemarau masih berproduksi sekira tiga kuintal.

Lihat juga...