hut

Empat Pria Inspiratif di Sumbar Berjasa Melestarikan Lingkungan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, menetapkan 4 orang meraih penghargaan Kalpataru. Penghargaan ini diberikan kepada peorangan atau kelompok yang telah berjasa dalam melestarikan lingkungan di daerah Sumatera Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, Siti Aisyah, menjelaskan, 4 orang itu merupakan orang-orang yang telah dipantau aktivitasnya dalam melestarikan lingkungan, seperti bidang pelestarian air, hutan, dan penanaman pohon yang sangat berjasa bagi banyak orang.

Empat orang yang dimaksud yakni Heri Nizwar, ZA dari Kabupaten Limapuluh Kota, sebagai perintis di bidang lingkungan dengan cara pelestarian air dengan teknologi.

Selanjutnya ada Yaparudin yang bergerak atas nama kelompok yaitu Pengawasan Hutan Berbasis Lingkungan, yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan, yang bergerak di bidang penyelamatan hutan dan satwa langka Rimbo Sako.

Lalu penghargaan Kalpataru ini juga diterima oleh Abu Anwar yang berasal dari Kabupaten Sijunjung, berjasa sebagai penyelamat lingkungan dengan cara penanam tanaman langka yaitu Gaharu.

Selain itu juga ada Anwar dari Kabupaten Pasaman Barat, ia dikenal melestarikan lingkungan karena telah turut melakukan penanaman kayu meranti, bayur dan Medang Sangit, serta penyelamat sumber mata air dan satwa.

“Jadi penghargaan Kalpataru yang telah kita berikan itu, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah kepada orang yang telah turut melestarikan lingkungan di kawasan mereka berada. Jarang sekali orang seperti mereka untuk ditemukan, semoga penghargaan itu memberikan motivasi mereka dan banyak orang lainnya,” katanya di Auditorium Gubernuran, Padang, Rabu (30/10/2019).

Siti menyebutkan, penghargaan Kalpataru ini selalu ada dari tahun ke tahun yang diberikan langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat. Pentingnya pemberian penghargaan dimaksud, agar mampu mengajak masyarakat secara keseluruhan untuk peduli dengan lingkungan, dan menjaga lingkungan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, mengatakan, di bidang lingkungan cukup banyak penghargaan yang diraih, baik itu dari tingkat provinsi maupun di tingkat Nasional.

Tidak hanya tentang penghargaan Kalpataru, tetapi banyak pengharagaan di bidang lingkungan yang diberikan ke berbagai pihak.

Sebut saja untuk Adiwiyata yang diperuntukkan kepada sekolah-sekolah, tahun 2019 ini ada 50 sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata. Dengan adanya penghargaan itu, pendidikan peduli lingkungan telah dimulai dari tingkat sekolah.

Untuk itu, sangat diharapkan kepada generasi muda yang di bangku sekolah, terapkan kepedulian lingkungan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau Kalpataru ini memang sebuah hal yang patut diapresiasi juga, karena mereka secara tidak langsung telah tergerak untuk peduli lingkungan. Nah sekarang kita perlu menanamkan kesadaran peduli lingkungan itu dari kalangan pelajar,” ucapnya.

Menurutnya, apabila kesadaran peduli lingkungan telah dimulai dari para pelajar, maka ke depan akan banyak lagi muncul orang-orang bakal menerima Kalpataru. Jika hal tersebut terwujud, pemandangan lingkungan di Sumatera Barat akan terlihat lebih baik.

“Jadi untuk mengajak masyarakat peduli untuk lingkungan itu jika dilihat secara berjenjang, mulai dari sekolah, nanti menjadi penerima penghargaan Kalpataru, nah selanjutnya bisa membangun kampung bersih yang dikenal dengan ProKlim (Program Kampung Iklim),” jelasnya.

Irwan melihat, apabila kondisi lingkungan terwujud, maka kondisi lingkungan yang demikian seakan berada di Surga Firdaus, dimana di dalam Alquran disebutkan banyak tanaman hijau dan indah. Artinya, dengan peduli dengan lingkungan telah menghadirkan Surga Firdaus di masing-masing daerah.

“Kalau dimulai dari lingkungan rumah, maka rumah bakal berasa di tempat Surga Firdaus, begitu juga untuk lingkungan satu kompleks, maka kompleks itu terlihat seperti Surga Firdaus. Jadi, mari sama-sama untuk peduli dengan lingkuungan, dan ciptakanlah suasana surga,” harapnya.

Lihat juga...