hut

Gebyar Pesona Museum Nusantara ke-5, Museum Pemersatu Bangsa

Editor: Mahadeva

Ketua AMIKA TMII, Sigit Gunardjo pada selamatan GPMN ke 5 di Museum Pusaka TMII, Jakarta, Jumat (18/10/2019) - Foto Sri Sugiarti

JAKARTA – Asosiasi Museum Indonesia Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (AMIKA TMII), menggelar Gebyar Pesona Museum Nusantara (GPMN) ke-5. Acara kali ini mengambil tajuk, Museum Pemersatu Bangsa.

Ketua AMIKA TMII, Sigit Gunardjo, mengatakan, acara tersebut digelar dalam rangka memeringati hari museum Indonesia, yang jatuh pada 12 Oktober 2019. Puncak perayaannya direncanakan digelar di Kota Tua, Jakarta. “TMII menggelar GPMN ini sebagai peringatan hari Museum Indonesia. Tujuannya untuk mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai museum,” kata Sigit, pada Selamatan Perayaan GPMN ke 5 di Museum Pusaka TMII, Jakarta, Jumat (18/10/2019.

Selain menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya nenek moyang. Acara tersebut juga menjadi sarana mengedukasi pengunjung. Sehingga mereka menjadi lebih tertarik untuk mengunjungi museum. GPMN digelar pada 18 hingga 19 Oktober 2019, dimeriahkan berragam kegiatan. Pada Jumat (18/10/2019) ada fun walk di Museum Olahraga TMII. Kemudian berlanjut wokshop di Dunia Serangga TMII dan selamatan GPMN di Museum Pusaka TMII.

Puncaknya digelar diskusi buku, 50 Inisiatif Pak Harto untuk Indonesia dan Dunia, dan Malam Anugerah Museum TMII. “Pak Harto, sosok pempimpin bangsa yang mempunyai inspirasi untuk TMII, museum ini tentunya,” ujarnya.

Menurutnya, museum-museum di Indonesia, khususnya di TMII, sudah bergaung sangat luar biasa. Di TMII tersaji 21 museum. Keberadaan museum telah terpayungi oleh Peraturan Pemerintah No. 66/2015, tentang Museum. “Dengan adanya PP, suka tidak suka, institusi yang mengelola museum harus mengikuti PP itu. Sehingga  kualitas pengelola museum di TMII semakin meningkat,” tukasnya.

Adanya payung hukum tersebut mendorong AMIKA TMII untuk mengagas program Museum Award. Penghargaan terfokus untuk museum-museum yang ada di TMII. “Jadi 21 museum ini, kita coba nilai, bukan sekedar standar administrasi, tapi lebih gimana penataan koleksi benda sejarah, keramah-tamahan pelayanan dan lingkungan,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, juga diadakan selamatan selesainya pembuatan keris ke-18 oleh Baselan Museum Pusaka TMII. “Di museum ini ada komunitas Astajaya yang hadirkan Baselan untuk wujudkan pembuatan keris,” ujarnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com