hut

Hektaran Padi Puso di NTB tak Berdampak Capaian Target Produksi

Editor: Koko Triarko

MATARAM – Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Husnul Fauzi, mengatakan, kekeringan yang melanda hampir sebagian besar wilayah NTB dalam beberapa bulan terahir, mengakibatkan ratusan hektare tanaman padi mengalami puso.

“Data Distan, luasan lahan tanaman pertanian mengalami puso akibat kekeringan sampai sekarang mencapai 350 hektare, tersebar di seluruh wilayah NTB,” kata Fauzi, di Mataram, Senin (28/10/2019).

Ada pun tanaman terdampak puso, selain tanaman padi, juga tanaman palawija seperti jagung, akibat kekurangan air. Meski demikian, kondisi tersebut tidak signifikan mempengaruhi produksi, terutama produksi padi.

Dikatakan, produksi padi NTB sampai sekarang tercatat 1,4 juta ton lebih gabah kering giling (GKG), dan itu saja sudah sangat luar biasa.

“Tahun ini, Pemprov NTB menargetkan produksi padi GKG sebanyak 1,6 juta ton, dan sekarang sudah hampir 1,5 juta ton dan dipastikan bisa tercapai hingga akhir tahun,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Husnul Fauzi, di temui di kantor gubernur NTB, Senin (28/10/2019). –Foto: Turmuzi

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Agus Rianto, sebelumnya mengidentifikasi sembilan wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama musim kemarau 2019, telah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH), dengan kategori ekstrem, dengan lama HTH diatas 60 hari.

Kesembilan wilayah dengan kategori kekeringan ekstrem tersebut, antara lain, Labuhan Pandan, Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur, wilayah Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat.

Wilayah lain, yaitu Alas Barat, Lape, Kabupaten Sumbawa, Sape, Lambu, Palibelo Teke, Parado, Kabupaten Bima dan wilayah Raba, Kota Bima.

HTH terpanjang tercatat di Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat dengan HTH 77 hari.

Sebagai dampak dari HTH dengan kategori kekeringan ekstrem tersebut, masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti kekeringan, kekurangan air bersih dan potensi kebakaran lahan di sebagian besar wilayah NTB, khususnya di daerah-daerah rawan kekeringan dan daerah dengan HTH lebih dari 60 hari.

BMKG memprakirakan, kemarau di NTB akan berlangsung hingga Oktober dan dimungkinkan sampai Desember 2019.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com