hut

Jauh-Jauh ke Denpasar, Delegasi Bangladesh Belajar Pengembangan Infrastruktur

Editor: Mahadeva

Ministry of Local Government Rural Development and Cooperatives Bangladesh, KH MD Mahbud (kiri) saat berkunjung ke Pemerintah Kota Denpasar saat diterima oleh Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja (kanan) di Graha Sewaka Dharma, Kamis (10/10/2019).Foto: Sultan Anshori.

DENPASAR – Puluhan Delegasi Local Government Division Ministry of Local Government Rural Government and Cooperatives Bangladesh, belajar proses pembangunan dan pengembangan Infrastruktur ke Kota Denpasar.

Ministry of Local Government Rural Development and Cooperatives Banglades, KH MD Mahbud, menjelaskan, pihaknya mengagumi program yang dimiliki Kota Denpasar. Khususnya, mengenai program pembangunan dan pengembangan infrastruktur. Dari sesi presentasi tentang perencanaan pembangunan dan pengembangan infrastruktur yang disampaikan oleh pihak Pemkot Denpasar, pihaknya merasa sangat terbantu. Dari kunjungan yang dilakukan, ada tambahan informasi dan wawasan yang akan dengan mudah diterapkan di negaranya.

Diyakini, hal itu dapat membantu pembangunan infrastruktur yang lebih baik di negaranya. “Kami sudah mendapatkan berbagai informasi bagaimana meningkatkan pembangunan dan pengembangan Infrastruktur di daerah. Saya kira ini sangat bermanfaat dan kami akan menerapkan ini di negara kami,” ujarnya, Kamis (10/10/2019).

Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menjelaskan, Denpasar memiliki konsep penerapan pembangunan di segala bidang. Khususnya, insfratruktur dengan tidak pernah meninggalkan partisipasi masyarakat. Akan tetapi, hal tersebut harus diiringi oleh pembangunan SDM, agar perencanaan pembangunan infrastruktur semakin berjalan dengan baik. “Pembangunan infrastruktur itu sangat penting, namun harus diimbangi oleh pembangunan SDM juga untuk memperkuat,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Denpasar sangat menyambut baik kedatangan delegasi dari Bangladesh. Denpasar sudah mengimplementasikan Perwali No.36/2018, tentang pengurangan penggunaan kantong plastic. Diharapkan kebijakan tersebut mampu menunjang pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan sehingga menjadi lebih baik.

Lihat juga...