hut

Karhutla Meluas, Banyuwangi Tetapkan Status Tanggap Darurat

Editor: Mahadeva

BANYUWANGI – Meluasnya bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Ijen, Gunung Ranti dan Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup, mendorong Pemkab Banyuwangi menerbitkan penetapan status tanggap darurat.

Tercatat saat ini, sudah lebih dari 500 hektare lahan kawasan hutan di daerah tersebut yang habis terbakar. Tanggap darurat berlaku selama tujuh hari, mulai 22 hingga 28 Oktober 2019. “Kami ditunjuk oleh Bupati sebagai komandan Tanggap Darurat. Saya tindak lanjuti,” kata Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto, Kamis (24/10/19).

Dengan status tersebut, untuk menanggulangi karhutla di 3 gunung yang ada di sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Dandim langsung menggelar rapat koordinasi di Ruang Pertemuan Kodim 0825 Banyuwangi, Kamis (24/10/2019) siang. Hadir dalam rapat tersebut, BPBD Banyuwangi, Perhutani, PUDAM, BKSDA, Polres Banyuwangi, dan BMKG.

Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto (tengah) saat menggelar rapat koordinasi di Ruang Pertemuan Kodim 0825 Banyuwangi, bersama BPBD Banyuwangi, Perhutani, PUDAM, BKSDA, Polres Banyuwangi, dan BMKG, Kamis (24/10/2019) –  Foto: Kusbandono.

Selain melakukan rapat koordinasi, Satgas Tanggap Darurat tersebut juga akan melakukan pengecekan kondisi terakhir kebakaran di sekitar Gunung Ijen, Gunung Ranti dan kawasan Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup. “Kita maksimalkan sarana dan prasarana yang ada, dan tentunya akan terkoordinir dengan baik, sehingga langkah yang dilakukan secara maksimal. Sehingga kita harapkan hasilnya-pun baik dan cepat untuk penanggulangan bencana Karhutla ini,” tandasnya.

Seperti diketahui, kebakaran melanda hutan di kawasan lereng Gunung Ranti dan TWA Kawah Ijen. Kondisinya terus meluas hingga mencapai Gunung Merapi Ungup-Ungup. Total lahan yang terbakar mencapai 500 hektare lebih. “Ada dua titik bersamaan di Gunung Ranti dan TWA Kawah Ijen. Kini menyebar ke hutan konservasi Merapi Ungup-ungup. Tiga gunung ini memang berada di satu lokasi,” kata Eka Muharram, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi.

Eka mencatat, kobaran api semakin berbahaya dan sulit untuk dipadamkan. Api berpotensi sampai ke hutan konservasi Merapi Ungup-Ungup. “Jika angin semakin besar, api akan merambat dari atas ke bawah lereng. Dan akan sulit dipadamkan,” tambahnya.

Kawasan lereng di ke-tiga gunung tersebut memang didominasi dengan ilalang dan pohon-pohon kayu kering yang mudah terbakar. Sehingga, alternatif penanganan kebakaran hutan, dilakukan dengan mengisolir kebakaran agar tak merambat ke lokasi lain.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com