hut

KPU Gunung Kidul: Bupati Terpilih Pilkada Menjabat Empat Tahun

GUNUNG KIDUL – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengumumkan bahwa Bupati Gunung Kidul terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah 2020 dipastikan hanya menjabat selama empat satu tahun, namun mendapat hak gaji penuh lima tahun.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunung Kidul, Ahmadi Ruslan Hani, di Gunung Kidul, Sabtu, mengatakan berdasarkan Undang- Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilu, bahwa pemilu serentak dilaksanakan pada 2024 termasuk pilkada, pilpres, mau pun pileg.

“Sehingga yang besok terpilih pada Pilkada 2020 masa kerjanya tidak ada lima tahun, tapi hanya menjalankan tugas empat tahun. Namun, untuk hak atau gaji tetap diberikan selama lima tahun,” kata Hani.

Ia mengatakan masa jabatan bupati terpilih pada 2020 sudah tertuang pada pasal 201 yang berbunyi gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakilnya serta wali kota hasil pemilihan 2020 menjabat sampai dengan 2024.

Wali kota atau bupati yang masa jabatan habis pada 2022 maka kursi kekosongan akan diisi oleh penjabat gubernur mau pun penjabat wali kota.

“Masih ada kemungkinan berubah karena saat ini sedang judicial review apakah termasuk undang-undang ini atau tidak,” ucapnya.

Untuk itu, KPU Gunung Kidul akan melalukan sosialisasi kepada partai politik yang ada di Gunung Kidul. Rencananya, sosialisasi tersebut akan dilaksanakan pada November 2019. “Sosialisasi akan lanjut terus hingga tahapan pemungutan suara,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan, pihaknya sudah melakukan penjaringan dan ada tujuh tokoh yang mengikuti penjaringan kepala daerah dari PDIP. Namun demikian, ia belum mau menyebut calon kuat yang akan diusung dalam Pilkada 2020.

“Saat ini, kami sedang melalukan penjajakan dan komunikasi politik dengan partai yang mendapat kursi di DPRD Gunung Kidul,” katanya.

Sedangkan Sekretaris DPW DIY Partai Nasdem, Suharno, mengatakan saat ini penjaringan calon kepala daerah masih berlangsung hingga 23 Oktober. “Hasil penjaringan belum bisa kami sampaikan,” katanya. (Ant)

Lihat juga...