hut

Kranggan Alternatif Kampung Budaya di Bekasi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi, Tedi Hafni, mengaku, tengah mempersiapkan penetapan wilayah Kampung Kranggan di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk dijadikan Kampung Budaya.

“Secara lisan, sudah hampir semua pemilik tempat budaya menyerahkan kepada pemerintah Kota Bekasi. Namun, hal itu belum cukup, jika tidak dilakukan tertulis, sehingga dapat diperkuat dengan surat keputusan Wali Kota,” jelas Tedi Hafni, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi kepada Cendana News, Minggu (20/10/2019).

Tedi Hafni, Kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, memaparkan soal kampung budaya, Minggu (20/10/2019) – Foto: Muhammad Amin

Dikatakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pariwisata dan budaya, akan didukung pemerintah. Maka perlu administrasi dalam penyerahan cagar budaya di kelurahan tersebut. Hal itu dilakukan untuk tertib administrasi serta menghindari hal tidak diinginkan di kemudian hari.

“Saya sudah mendatangi sejumlah lokasi cagar budaya di kelurahan Jatirangga. Bahkan, pemerintah bersama tokoh dan pemilik sempat melakukan rapat di wilayah Kelurahan Jatirangga,” tuturnya.

Lurah Jatirangga, Apandi, secara terpisah menyampaikan penetapan Kampung Kranggan sebagai Kampung Budaya masih menunggu SK Wali Kota Bekasi. Sebelumnya dijadwalkan penetapan di Oktober, tetapi karena ada beberapa persiapan maka ditunda.

“Diperkirakan penetapan sebelum akhir tahun 2019. Karena banyak persyaratan yang masih dipersiapkan,” ungkap Apandi.

Diketahui sebelumnya, di Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi terdapat sejumlah lokasi cagar budaya dan adat leluluhur warga sekitar yang masih dilestarikan hingga kini.

Adapun adat yang masih dilestarikan seperti babaritan, menyambut bulan Suro, adat gegendeh dan ciri khas budaya pasundan yang tetap terjaga lainnya. Begitu pun, seperti tradisi bersalaman dengan cara berbaris saat menyambut hari kemenangan Idul Fitri, tetap dipertahankan.

Selain itu terdapat situs cagar budaya, terdapat di kelurahan Jatirangga seperti sumur tujuh yang oleh warga setempat dianggap sumur keramat serta beberapa pentilasan.

Selain tradisi, di Kranggan juga terdapat rumah yang ada sejak abad ke-15, bahan material rumah adat Kranggan sendiri dibuat dari kayu nangka, dan sampai saat ini masih ada sekitar tujuh rumah adat masih tetap dijaga dan didiami oleh para sesepuh atau kokolot yang memiliki pengaruh di lingkungan setempat.

Terpisah, Ketua Paguyuban Kranggan, Asman, mengaku setuju serta senantiasa mendukung program pemerintah setempat, dalam hal ini Lurah Jatirangga dalam mempertahankan kebudayaan lokal.

Persetujuan serta tindakan mendukung yang dilakukan sambung Asman, selama ini selalu ada kegiatan budaya yang kerap menampilkan kesenian lokal.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com