hut

Lampung Siap Miliki Observatorium di Wilayah Barat Indonesia

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan segera melanjutkan pembangunan Observatorium Astronomi Lampung sebagai sarana penelitian langit di area barat Indonesia.

Laboratorium keantariksaan tersebut dimaksud untuk mendukung aktivitas Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan yang dikenal dengan nama IAO ESSECS atau ITERA Astronomical di atas lahan 30 hektar di puncak Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman, Gunung Betung, wilayah Gisting, Lampung.

“Jalan menuju ke atas sepanjang 11 KM, sudah dibuka dan diaspal. Tapi sekarang Pemprov Lampung menunda pembangunannya. Mungkin karena keterbatasan anggaran terbatas,”ujar Dr. Hakim Luthfi Malasan, Kepala UPT. Observatorium ITERA Lampung, usai jadi pembicara dalam FGD Planetarium dan Observatorium Jakarta, di Cikini, Sabtu (19/10/2019).

Dia berharap, tahun depan untuk pembangunan gedung utama bisa dilaksanakan sehingga Observatorium di puncak Gunungbetung tersebut, bisa difungsikan menjadi salah satu tempat pengamatan hilal menjelang Ramadan, dan penentuan satu syawal khususnya di Pulau Sumatera, dan Nasional.

Menurutnya status lahan sudah dilakukan pengurusan di tingkat Kementerian Kehutanan RI karena status lahan tersebut merupakan hutan produksi bukan hutan lindung.

Hakim menilai ada pergeseran anggaran mengingat di wilayah Lampung sendiri ada pergantian kepemimpinan. Sehingga Observatorium tidak menjadi prioritas. Namun imbuhnya bagaimanapun Pemprov Lampung adalah owner-nya.

“Saya melihat ada pergeseran prioritas dan lebih fokus ke kereta apian. Sehingga terjadi penundaan pembangunan observatorium. Tapi kami paham karena menyangkut orang banyak tentunya,” tandasnya optimis tahun depan mulai dibangun.

Dikatakan bahwa dalam pembangunan Observatorium Lampung tersebut murni milik pemerintah daerah setempat. Sementara Institut Teknologi Sumatera (ITERA) hanya sebagai operator dalam memberi riset, dan layanan pendidikan, termasuk servis ke publik.

Lebih lanjut dia mengakui bahwa jika gedung utama sudah dibangun maka bisa difungsikan sebagai lokasi teleskop untuk memantau langit sehingga menjadi pusat edukasi tentang kedirgantaraan, pencegahan polusi cahaya dan bidang energi di wilayah Sumatera.

Observatorium sendiri bisa menjadi alat kampanye dalam mengurangi polusi cahaya. ITERA Lampung sendiri imbuhnya sudah mengajak berbagai perguruan tinggi untuk diajak bersama mengontrol polusi cahaya.

Dari sisi budaya banyak keraifan lokal yang bisa digali dengan mempelajari observatorium. Dia mencontohkan seperti candi bukan cuma monopoli di Jawa saja. Banyak candi di Sumatera yang dibangun melalui prinsip astronomi dengan aspek arkeologi, aspek teknologi bisa digali jika melalui observatorium yang baik di wilayah Sumatera.

Untuk itu dia juga meminta Pemerintah Lampung dapat membuat peraturan daerah dengan sistem zonasi regulation untuk melindungi polusi cahaya di sekitar lokasi observatorium dengan jarak 11 KM agar tidak dibuat sebagai wilayah komersil yang bisa mengganggu dengan cahaya bertebaran.

Gunungbetung berada di ketinggian 1100 meter di atas pemukaan laut. Saat ini jalan sudah dibuka, sudah ada gedung visit center pusat informasi. Di atasnya akan dibangun Observatorium Lampung di dalamnya ada teropong dan planetarium.

“Untuk menuju puncak Observatorium berjarak 11 KM. Ada dua cara sampai ke lokasi pertama mendaki dengan jalan kaki dan bisa naik kendaraan, naik sampai tengah. Konsepnya  mengikuti konsep di Jepang,” tukasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com