hut

LIPI Dorong Generasi Muda Lebih Kreatif dengan IEYI

Editor: Makmun Hidayat

TANGSEL— Membangun karakter generasi muda dengan mendorongnya dalam bidang sains dipercaya akan meningkatkan institusi kreatif, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih memahami sains sebagai bagian kehidupan sehari-hari.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko menyampaikan, pelaksanaan ajang IEYI (International Exhibition for Young Investor) 2019 bersamaan dengan Indonesia Science Expo akan menghadirkan pengalaman langsung bagi masyarakat terkait sains.

Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries Suestiningtyas dan Kepala LIPI Laksana Tri Handoko (kanan) saat ajang IEYI 2019 di Atria Serpong, Jumat malam (25/10/2019). -Foto: Ranny Supusepa

“Ajang IEYI ini sudah kali ke-15 diselenggarakan, dan Indonesia sudah menjadi tuan rumah sebanyak tiga kali,” kata Laksana saat Gala Dinner IEYI 2019 di Atria Serpong, Tangerang Selatan, Jumat malam (25/10/2019).

Penyelenggaraan IEYI ini, menurut Laksana, memberikan kesempatan bagi para inovator muda di seluruh dunia untuk menampilkan karya-karya mereka.

“Mereka terlebih dahulu diseleksi di negara masing-masing. Yang terbaik akan dikirimkan ke IEYI pada tahun berikutnya,” ujar Laksana.

Untuk tahun 2019, Laksana menyebutkan ada 11 partisipan internasional dengan 150 proyek yang hadir di Indonesia.

“Ajang ini akan menjadi kesempatan pada para inovator muda untuk menampilkan hasil karya mereka untuk memotivasi meningkatkan kreatif dan juga menginspirasi teman-teman mereka untuk melihat bahwa teman mereka bisa mencipta sesuatu,” urai Laksana.

Akhirnya, akan terbentuk suatu generasi muda yang lebih punya kepekaan dan kepedulian pada sains. “Dan masyarakat akan melihat bahwa sains itu berkaitan dengan hal sehari-hari,” ujarnya lebih lanjut.

Dalam acara IEYI ini, para partisipan finalis akan mendapatkan medali emas, perak, perunggu dan special rewards.

Special rewards ini diberikan oleh negara-negara partisipan sebagai bentuk penghargaan pada inovasi mereka. Hal ini akan mengajarkan kepada mereka, bahwa ini bukan hanya kompetisi, tapi juga menghargai karya-karya yang ada,” kata Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries Suestiningtyas, yang juga merupakan Ketua Delegasi Indonesia.

Ia juga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan eksebisi. Bukan kompetisi. “Jadi selama mereka bisa mempersiapkan karyanya dan menerangkan karya mereka, maka akan diberi penghargaan,” ucap Nur Tri.

Ia menambahkan bahwa para peraih medali Gold dari Indonesia, akan dikirimkan ke ajang IEYI 2020 ke Kazaan Rusia.

Lihat juga...