Massa Protes Pengelolaan Parkir Dua Minimarket di Bekasi

Editor: Mahadeva

BEKASI – Ratusan massa dari aliansi sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kota Bekasi, Jawa Barat menggelar demonstrasi di depan SPBU 34-17144, di Jalan Siliwangi-Narogong, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Rabu (23/10/2019).

Massa memprotes izin parkir salah satu toko jejaring di Narogong, yang diklaim tidak mengikuti intruksi Wali Kota Bekasi. Aksi yang dilakukan Ormas Gibas dan Forum Bekasi Rempug (FBR) Kota Bekasi tersebut, membuat  jalan raya Narogong mengalami kemacetan.

Macet terjadi di dua lajur jalan, setelah aksi dimulai sekira pukul 14. 30 WIB. “Kami ormas dari Aliansi Ormas Kota Bekasi menuntut semua pengusaha Alfamaret dan Indomaret, dan Alfamidi di Bekasi dapat mengikuti intruksi Wali Kota terkait parkir. Jika tidak izinnya dicabut,” kata Ketua Gibas Resort Kota Bekasi, Muhammad Deni, di lokasi aksi.

Massa juga menuntut, masyarakat setempat diberdayakan oleh pengusaha. Kepala Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda, yang berada di lokasi mengatakan, aksi tersebut terkait masalah parkir. Masalah parkir toko jejaring di seluruh Kota Bekasi, belum dikelola maksimal. “Keberadaan titik parkir di Bekasi ada 606 titik, yang sudah dikelola baru 144 lokasi,” tegas Aan

Kombes Pol. Indarto,  Kapolres Metro Bekasi Kota, di lokasi demonstrasi, Rabu (23/10/2019) – Foto M Amin

Menurutnya, lokasi minimarket sebenarnya diharapkan tidak ada pajak parkir, retribusi dan lainnya. Karena diketahui, konsumen yang berbelanja hanya sebentar, bahkan tidak sampai satu jam. Namun demikian, karena UU No.28/2009, tentang pajak daerah dan retribusi, serta Perda No.10/2019, menetapkan Alfamart, Alpamidi dan indomart masuk kategori pajak dan sudah diterapkan wajib pajak.

“WP dalam pengelolaannya tergantung dari pengelolaan.  Apa dikelola sendiri atau bekerjasama dengan Pemkot Bekasi,” tukasnya.

Suhanda berharap para toko jejaring kerjasama dalam pengelolaan parkir. Terkait kerjasama dalam pengelolaan pajak parkir dan retribusi, sudah di sepakati pihak managemen minimarket. “Tadi sudah ada jawaban dari pihak Indomart bahwa mereka bersedia bekerjasama,” papar Suhanda.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol. Indarto, menegaskan, tidak ada oknum polisi yang membeking parkir di Kota Bekasi. Hal tersebut menjawab tudingan adanya oknum yang diduga membackup. Tugas Polisi disebutnya, mendamaikan dan menjembatani jika terjadi perselisihan. “Anggota Polisi itu menyelesaikan permasalah. Tapi saya pastikan jika ada polisi nakal membekingi begitu, pasti saya tindak,” tegasnya.

Lihat juga...