hut

Mendidik Anak tak Harus Sesuai Keinginan Orang Tua

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mengingatkan, pola asuh dan pendidikan anak usia akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang seorang anak di kemudian hari.

Dia berharap para pendidik PAUD, supaya mengasuh mereka dengan pola asah, asih, asuh.

Dengan begitu anak-anak usia dini akan tumbuh berkembang secara alami layaknya buah yang matang dari pohon.

“Dan bukan untuk menjejalkan sesuatu yang berasal dari obsesi kita, orang tua kepada mereka. Misalnya anaknya suka karate, tapi dipaksa les menari karena kemauan orang tua,” ujar Putri Koster saat ditemui di sela-sela kegiatan Bimtek Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), di Aula BP PAUD dan Dikmas Bali, Denpasar, Kamis, (3/10/2019).

Tak hanya itu, dirinya juga mengingatkan bahwa pola asuh dan pendidikan dini di Bali mesti bersandar pada budaya yang berakar di masyarakat. Dia kemudian menceritakan bagaimana seni dan budaya sangat mempengaruhi tumbuh kembang dirinya sebagai seorang anak hingga memasuki usia remaja dulu.

“Di Bali ini kan seni budayanya sangat luar biasa. Misalnya di Bali terkenal tarian dan gamelan. Apa manfaatnya? Menari atau mesolah? Mesolah mempunyai arti pula bertingkah laku, yang mengandung nilai etika, kedisiplinan, nilai keindahan, harmonisasi, kerjasama, dan banyak lagi tanpa perlu banyak kita berikan teori,” terangnya.

Apalagi di Bali sangat didukung oleh adanya fasilitas bale banjar yang mempunyai fungsi budaya sebagai tempat strategis bagi anak-anak untuk mulai bersosialisasi, bermain dan sekaligus belajar hal-hal baru termasuk aktivitas seni.

“Anak-anak ini usianya bermain, mengenal dan menyerap. Bale banjar harus disinergikan dengan pendidikan PAUD agar bisa menampung anak-anak kita,” katanya.

Kepala Balai BP PAUD dan Dikmas Bali, Endah Warsiati, menjelaskan, kegiatan tersebut diadakan sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Pendidikan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik PAUD khususnya di Bali.

“Kita sangat mengharapkan dukungan dan kemitraan dari berbagai pihak, terutama pemerintah provinsi serta kabupaten karena kami akui masih banyak kekurangan dalam menjalankan program pendidikan PAUD ini,” ungkap Endah.

Endah juga menyatakan, Bimtek ini juga dalam rangka menuju standarisasi kualitas tenaga pendidik, dan Bali diharapkan dalam waktu dekat akan segera menuju standar yang ditentukan Kemendikbud.

“Agar nanti ilmu yang diterima para peserta bisa disebarkan pula ke daerah masing-masing,” imbuhnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com