hut

‘Pekerjaan Rumah’ Nila untuk Menteri Kesehatan Baru

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Walaupun mencatatkan berbagai prestasi pada masa kepemimpinan Nila Moeloek, Kementerian Kesehatan masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus tetap dikawal dan dicari solusinya oleh menteri selanjutnya.

Hal inilah yang disampaikan Menteri Kesehatan periode 2014-2019 Nila Farid Moeloek kepada Menteri Kesehatan periode 2019-2024 Terawan Agus Putranto.

Menteri Kesehatan periode 2014-2019 Nila Farid Moeloek saat memberikan sambutan pada acara pisah sambut Kementerian Kesehatan Jakarta, Kamis (24/10/2019) – Foto: Ranny Supusepa

“Ada banyak isu yang masih harus dikawal untuk menciptakan generasi unggul Indonesia maju,” kata Nila saat acara pisah sambut di Kementerian Kesehatan Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Ia menyebutkan antara lain, yang perlu dikawal adalah pemerataan tenaga kesehatan, pemerataan kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan primer, pengaturan sistem rujukan dan JKN, sosialisasi pentingnya promotif dan preventif, target pencapaian stunting dan bahan baku farmasi.

“Semua hal yang belum selesai, merupakan titipan saya kepada bapak Terawan sebagai pengganti saya menuju generasi unggul, Indonesia maju,” ujarnya.

Selain menyampaikan amanat kepada penggantinya, Nila juga mengucapkan terima kasih yang telah mendukung dan membantunya dalam mencapai target selama dirinya memimpin.

“Segala keberhasilan selama saya menjadi Menkes merupakan hasil kerja sama dari semua pihak di dalam kementerian dan juga kerja sama dengan para mitra. Termasuk di dalamnya adalah pemerintah daerah,” tuturnya.

Terawan sendiri mengakui bahwa dirinya diberikan amanah oleh presiden terkait masalah stunting dan JKN.

Menteri Kesehatan periode 2019-2024 Terawan Adi Putranto saat memberikan sambutan pada acara pisah sambut Kementerian Kesehatan Jakarta, Kamis (24/10/2019) – Foto: Ranny Supusepa

“Arahan dari presiden yang utama adalah stunting dan JKN. Tapi selain itu, sempat juga dibahas terkait harga obat, harga alat kesehatan dan masih rendahnya tingkat pengguna latar kesehatan dalam negeri,” ucapnya.

Menurutnya, selama lima tahun ini, Kemenkes melakukan gerakan mendasar dalam kesehatan yang sangat luar biasa.

“Berbagai keberhasilan juga ditunjukkan dengan Indeks Harapan Hidup yang semakin baik. Isu strategis juga telah dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik oleh bu Nila Moeloek,” tuturnya.

Terawan menegaskan akan menerapkan tujuh pesan presiden dalam menjalankan amanah yang diembankan kepada dirinya.

“Jangan korupsi, tidak ada visi misi menteri yang ada visi misi dari presiden, kerja keras, kerja cepat dan kerja produktif, jangan monoton, kerja berorientasi hasil nyata, cek masalah di lapangan dan temukan solusinya, serius dalam bekerja. Yang tidak sungguh sungguh dipastikan dicopot. Sehingga saya berharap kita bisa bekerja sama dalam melakukan inovasi terkait menciptakan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Lihat juga...