hut

Pekerjaan TMMD di Putussibau, Perbatasan RI-Malaysia Sudah 64 Persen

Ilustrasi - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). - Foto: Dok CDN

PUTUSSIBAU, KAPUAS HULU —- Dandim 1206 Putussibau, Letkol Inf Basyaruddin mengatakan pekerjaan fisik jalan dan jembatan yang dilaksanakan Satgas TNI manunggal membangun desa (TMMD) pada hari ke-15 di Desa Menua Sadap daerah perbatasan Indonesia – Malaysia wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat sudah mencapai 64,29 persen.

“Alhamdulillah kegiatan fisik terus berlanjut meski pun ada kendala karena saat ini memasuki musim hujan,” kata Basyaruddin di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (16/10/2019).

Disampaikan Basyaruddin, dalam pelaksanaan pembangunan peningkatan ruas jalan Dusun Karangan Bunut menuju Desa Menua Sadap itu menggunakan alat berat.

Pada ruas jalan sepanjang tujuh kilometer itu juga terdapat tujuh unit jembatan yang dibangun, karena sebelumnya jembatan itu tidak bisa dilalui sama sekali.

“Saat ini proses pembangunan sedang berlangsung dengan target penyelesaian jalan dan jembatan itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” jelas Basyaruddin.

Menurut dia, selain kegiatan fisik pada program TMMD reguler ke -106 tersebut juga dilaksanakan kegiatan nonfisik yang saat ini sudah mencapai 25 persen.

“Sudah ada beberapa kegiatan nonfisik yang kita lakukan seperti sosialisasi bela negara dan juga terkait Karhutla, beberapa penyuluhan nantinya juga akan dilakukan hingga akhir pelaksanaan TMMD,” kata Basyaruddin.

Dirinya berharap kegiatan TMMD di Desa Menua Sadap dapat berjalan lancar hingga penutupan.

“Masyarakat sangat antusias bersama-sama Satgas TMMD, karena memang saat penentuan lokasi TMMD berdasarkan aspirasi masyarakat yang benar-benar membutuhkan perhatian,” kata dia. [Ant]

Lihat juga...