hut

Pemko Padang Sediakan Panggung UMKM di Permindo Night Market

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menghadirkan panggung baru untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Permindo Night Market 2019. Pada kegiatan ini, kawasan Permindo bakal menjadi kawasan khusus lapak para pelaku usaha dari berbagai kalangan.

Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, mengatakan, konsep dari kegiatan Permindo Night Market sejatinya untuk menyediakan tempat yang dapat menjadi pusat belanja. Karena pada kegiatan itu, diperkirakan ada 100 pedagang yang akan mengisi ke dua sisi kawasan tersebut dengan aneka kuliner, dan dagangan lainnya.

Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal, dalam kegiatan jumpa pers di Padang, Rabu (23/10/2019)/Foto: Istimewa

Ia menyatakan, adanya event itu, juga beranjak dari telah dilakukannya penataan oleh Pemko Padang di kawasan Jalan Permindo. Seperti dengan adanya dihiasi berbagai ornamen, menyusul hadirnya tenda-tenda Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tersusun rapi.

Kawasan itu diharapkan menjadi kawasan wisata belanja aneka barang, termasuk karya para penyandang disabilitas sebagaimana diketahui area ini telah ditetapkan menjadi kawasan ramah disabilitas.

“Permindo Night Market ini kita selenggarakan 2 November 2019 mendatang. Kita menargetkan pengunjung bisa mencapai 1.000 orang lebih,” katanya, Rabu (23/10/2019).

Ia menyebutkan, event yang diharapkan menjadi ikon baru Kota Padang tersebut akan melibatkan seluruh pelaku usaha di Kota Padang, baik yang telah eksis berdagang di kawasan Permindo Padang, pedagang kaki lima maupun para pedagang di luar kawasan Permindo yang sengaja diundang dan didatangkan untuk memberi warna event tersebut, sekaligus menggerakkan roda perekonomian di Kota Padang.

Hendri menjelaskan, Permindo Night Market merupakan upaya Pemko Padang mewujudkan ikon baru Kota Padang melalui kerja sama dengan berbagai pelaku usaha di Kota Padang, dengan produknya masing-masing.

Seperti halnya kuliner, fashion dan sebagainya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk berinteraksi lebih lama dengan calon pembeli, yang tadinya hanya sampai pukul 8 malam, sekarang dibuka hingga pukul 12 malam.

“Saya rasa kegiatan seperti itu akan menjadi pilihan tempat berkumpul keluarga. Seiring dengan itu, kita berharap terjadi pula peningkatan penghasilan para pedagang, terutama bagi pedagang kaki lima,” ujarnya.

Dikatakannya, demi kenyamanan pengunjung, akses jalanan sekitar Permindo pada hari itu akan ditutup mulai pukul 6 sore hingga event berakhir. Lokasi acara murni dapat dilalui dengan berjalan kaki. Untuk arus kendaraan dialihkan ke Jalan Rawang. Dalam hal ini Pemko Padang akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dishub Kota Padang dan kepolisian.

Demikian pula untuk area parkir direncanakan di tiga titik, yaitu Jalan Ratulangi, sekitar Padang Theater dan di depan toko Tokyo dan Tren Shop. Selain itu, Pemko Padang juga akan menyiapkan toilet portable, tempat berwudu dan tempat salat yang representatif mengingat jadwal permulaan acara ini berdekatan dengan waktu Maghrib.

“Jadi di saat pengunjung terdapat di lokasi acara, pengunjung tidak perlu khawatir akan sulit menemukan tempat salat,” sebutnya.

Wawako Padang ini menargetkan, kegiatan tersebut akan dicoba untuk menggelar sekali seminggu dan bahkan tidak menutup kemungkinan diadakan setiap hari. Namun untuk memastikan hal itu, pelu dilihat dulu pada 2 November itu, bagaimana respon dari masyarakat khususnya di Kota Padang.

Hendri Septa juga mengimbau seluruh warga Kota Padang untuk menyukseskan Permindo Night Market dengan mengajak keluarga serta sanak saudara mengunjungi event yang juga akan dimeriahkan oleh Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) tersebut.

Lihat juga...