hut

Pengasapan dan Pengeringan Ikan Tingkatkan Nilai Jual

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Meningkatkan nilai jual ikan hasil tangkapan, serta mengurangi kerugian akibat melimpahnya bahan baku, sejumlah nelayan di pesisir timur Lampung Selatan (Lamsel) mimilih untuk melakukan pengasapan dan pengeringan. Tekhnik yang digunakan juga tradisional, yang merupakan warisan nenek moyang yang berasal dari sekitar sungai Musi, Sumatera Selatan.

Rusmili, salah satu wanita nelayan asal Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang menyebutkan, pada musim tangkapan melimpah, ia mendapat ikan jenis sembilang atau ikan lele laut, ikan pari dan ikan tuna. Ketiga jenis ikan tersebut sengaja dipilih karena memiliki daging tebal, berserat dan memiliki nilai gizi tinggi.

“Proses pengawetan ikan dengan pengasapan dilakukan untuk meningkatkan nilai jual. Ikan dalam kondisi segar berukuran besar sulit dijual cepat,” sebut Rusmili saat ditemui Cendana News, Senin (6/10/2019).

Proses pembuatan ikan asap menurutnya terbilang sederhana. Ia hanya membutuhkan bahan bakar kayu,sabut dan batok kelapa. Setelah bahan baku ikan sembilang, ikan pari dan tuna diperoleh, semua ikan dibersihkan dan dipotong. Lokasi pengasapan menurutnya dikenal dengan “garangan” persis seperti tempat pembuatan kopra kelapa. Para para terbuat dari bambu digunakan untuk proses pengasapan.

Jarak antara kayu,serabut dan batok kelapa yang dibakar menurutnya mencapai satu meter. Pengasapan menurutnya menjadi teknik agar daging ikan mengalami pengeringan. Asap dari arang batok kelapa menurutnya memiliki zat pengawet alami yang membuat ikan matang dan bisa disimpan dalam waktu lama. Cara tersebut sekaligus menambah cita rasa khas ikan yang diasap.

“Ikan yang diasap menjadi lebih gurih,meski terlihat masih mentah namun sudah matang karena proses pematangan dengan asap,” tutur Rusmili.

Ikan asap menurutnya mengalami penyusutan hingga beberapa persen. Pada ikan sembilang basah sebanyak 10 kilogram ia hanya bisa mendpatkan 7 kilogram ikan asap kering. Ikan asap yang diproses dengan sempurna mampu bertahan hingga lima bulan. Selama kemarau, Rusmili bahkan mengkombinasikan pengasapan dengan penjemuran. Ikan yang sudah diasap akan dijemur agar pengeringan sempurna.

Setelah ikan asap kering sempurna,proses pengemasan dilakukan dalam ukuran 250 gram. Satu kilogram ikan sembilang, pari dan tuna dijual Rp70.000 hingga Rp80.000. Harga disebutnya lebih tinggi daripada dalam kondisi segar dengan harga Rp30.000 per kilogram.

“Ikan asap bisa disimpan dalam waktu lama untuk bahan kuliner sambal, rendang maupun gulai. Sekali proses pembuatan bisa mendapatkan sebanyak 50 kilogram ikan asap sesuai dengan bahan baku yang ada,” tambahnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com