hut

Pengungsi Bencana Sulteng Diimbau Menjaga dan Rawat ICS

Kepala Cabang ACT Sulteng, Nurmarjani Loulembah (tengah kenakan kerudung putih) berfoto bersama anak-anak korban bencana dan pengungsi yang menghuni hunian antara atau Integrated Community Shelter (ICS) ACT di kawasan ICS ACT di Desa Sumari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala – Foto Ant

DONGGALA – Pengungsi korban bencana di Sulawesi Tengah (Suteng), diimbau menjaga dan merawat hunian antara atau Integrated Community Shelter (ICS). Sarana tersebut dibangun lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

“Ini sudah hampir setahun bapak-bapak dan ibu-ibu tinggal di ICS. Masih ada setahun lagi sampai hunian tetap yang dibangun pemerintah rampung, sehingga saya minta agar ICS dijaga dan dirawat,” kata Kepala Cabang ACT Provinsi Sulawesi Tengah, Nurmarjani Loulembah, usai penyerahan bantuan dan hiburan oleh klub sepakbola divisi utama Jepang, Shonan Bellmare, kepada korban bencana dan pengungsi di kawasan ICS ACT di Desa Sumari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala.

Tujuannya, semata-mata agar para pengungsi yang hingga kini sudah belasan ribu pengungsi yang memanfaatkan ICS. Sarana tersebut tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala. Hingga saat ini, ICS dapat ditinggali dengan nyaman oleh para pengungsi.

Dengan kondisi tersebut, kepedulian penyintas yang masih merawat dan menjaga ICS dan fasilitas umum serta sosial yang disediakan, sehingga sampai hari ini masih tampak seperti baru patut untuk diapresiasi. “Bahkan di sini saya dengar ada satu bilik huntara ditinggali sampai dua KK (Kepala Keluarga). Kami membangun 96 bilik di ICS sini. Tiap bilik dapat menampung satu KK,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...