hut

PKK Denpasar Ajarkan Siswa Pola Hidup Sehat

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ida Ayu Selly Mantra, menegaskan, mengajarkan kebersihan pada anak-anak tidaklah mudah. Untuk itu, perlu sering diberikan contoh, termasuk melakukan sosialisasi sehingga mereka benar-benar tumbuh kesadarannya untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat. 

Menurutnya, seiring dengan bertambahnya usia, anak pun harus belajar mandiri, termasuk menjaga kebersihan diri sendiri. Selain bisa mencegah dari berbagai penyakit dengan menjaga kebersihan tubuh, anak akan memiliki penampilan rapi, karena anak belajar tentang kebersihan.

“Sebelum kita mengajarkan mereka, sebaiknya dimulai dari kita terlebih dahulu, tunjukkan di hadapan mereka biarkan anak melihat langsung. Kebersihan perlu diajarkan sejak dini karena untuk mencegah mereka dari bakteri dan kuman penyebab penyakit,” ujarnya, saat melakukan sosialisasi di SDN 6 Sanur, Kamis (10/10/2019).

Lebih lanjut Selly, menambahkan kebersihan yang dilakukan tidak hanya pada tubuh sendiri, melainkan juga bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari memilah sampah, termasuk juga menjaga lingkungan bebas dari jentik.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar, Ida Ayu Selly Mantra (tengah), saat kegiatan sosialisasi pola hidup sehat dan bersih, Kamis (10/10/2019). -Foto: Sultan Anshori

Selly mengaku sangat mendukung kegiatan yang telah dilakukan SDN 6 Sanur, mulai dari membentuk jumantik mandiri sampai ada dokter kecil yang mampu memberikan penyuluhan pada teman sebayanya.

Dia berharap, pola hidup bersih yang telah diterapkan anak-anak tidak hanya dilakukan di sekolah, melainkan mampu juga diimplementasikan di lingkungan keluarga masing-masing.

“Biasanya, kalau sudah anak yang memberitahu para orang tua, kita sebagai orang tua pasti mau menurut untuk melakukan pola hidup bersih,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ida Bagus Alit Wiradana, menambahkan, sosialisasi ini sebagai salah satu bentuk dukungan mewujudkan Kota Denpasar bersih. Melalui pola hidup bersih dan sehat sejak dini, diharapkan dapat menanamkan pola hidup sehat sejak kecil.

Kepala Sekolah SDN 6 Sanur, Ida Ayu Kompiang Antari, menyampaikan untuk pelaksanaan kegiatan kebersihan di sekolah, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari mengajak anak-anak memilah sampah, membiasakan cuci tangan sebelum makan, serta membentuk jumantik mandiri serta dokter cilik.  Jumantik mandiri dibagi menjadi 6 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 anak.

“Kelompok-kelompok tersebut melakukan pemantauan jentik setiap hari selama enam hari. Dengan demikian, keberadaan jentik di SDN 6 Sanur sudah tidak ada lagi. Terkait kebersihan lingkungan, pihaknya telah bekerja dengan bank sampah setempat. Setiap hari petugas bank sampah melakukan pengambilan sampah,” tandasnya.

Lihat juga...