hut

PLN Siapkan SDM Milenial Hadapi Tantangan Era Digital

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Bisnis kelistrikan yang akan terus berkembang, menuntut adanya sumber daya manusia yang mumpuni. Terlebih dalam menghadapi era digitalisasi, sehingga diperlukan generasi yang mampu beradaptasi pada lingkungan tersebut.

Manajer Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltimra, Sigit Witjaksono, mengatakan, era disrupsi akan menjadi tantangan tersendiri, yakni ketika masyarakat menggeser aktivitas-aktivitas yang awalnya dilakukan di dunia nyata, ke dunia maya.

“Karena itu, PLN telah menyiapkan SDM unggul yang mampu menjawab tantangan itu. Salah satu tantangan tersebut adalah digitalisasi yang mendukung perubahan untuk Indonesia lebih maju,” kata Sigit Witjaksono, dalam upacara peringatan Hari Listrik Nasional, di halaman Kantor PLN UIW Kaltimra, Balikpapan, Senin (28/10/2019).

Menurutnya, saat ini sebagian besar SDM PLN adalah generasi milenial yang mensinkronkan pada bisnis PLN.

General Manager UIW Kaltimra, Sigit Witjaksono, dalam upacara peringatan Hari Listrik Nasional ke-74 di Balikpapan, Senin (28/10/2019). –Foto: Ist.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan, bahwa saat ini bagi masyarakat yang hendak menambah daya atau memasang listrik baru tidak perlu datang ke kantor.

“Cukup dengan aplikasi PLN mobile, semua bisa diakomodir. Dalam aplikasi tersebut, sudah dijelaskan secara jelas bagaimana alur, bagaimana masyarakat bisa tahu tagihan dan penambahan daya, serta biayanya,” kata Sigit.

Menurutnya, aplikasi PLN mobile bisa meminimalisir adanya pemasangan listrik yang tidak resmi. Juga memberi kemudahan serta kenyamanan bagi pelanggan.

Sementara itu dalam peringatan hari kelistrikan, PLN UIW Kaltimra juga melakukan soft launching mobil listrik ‘Enggang Evo’ hasil karya Institut Teknologi Kalimantan (ITK).

Sigit mengatakan, bahwa PLN mengapresiasi program mobil listrik karya anak bangsa ini, karena dengan inovasi tersebut bisa mendorong kemajuan mobil listrik di Indonesia. PLN bahkan akan mendukung ‘Enggang Evo’ ini untuk mengikuti kompetisi nasional di Bandung, Jawa Barat.

“Kami berharap, perlahan penggunaan bahan bakar minyak bisa dikurangi. Dengan energi listrik, nantinya bisa mengurangi konsumsi bahan bakar yang mungkin terbesar dari minyak atau energi fosil. Kita bisa menggunakan listrik yang berasal dari sumber daya alam, baik batu bara, air, dan sebagainya,” tutupnya. (Ist)

Lihat juga...