hut

Pria ini Dapat Tambahan Penghasilan dari Penetesan Telur Itik

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BEKASI — Penetasan telur itik atau bebek ternyata mampu memberikan penghasilan tambahan. Selain tidak memerlukan biaya besar, bebek masih digemari di tengah masyarakat, baik untuk pedaging maupun telurnya.

Dani, pria asal Cilacap yang berprofesi sebagai tukang Jagal selama puluhan tahun di Pasar Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, mencoba memanfaatkan pekarang rumahnya untuk usaha penetesan dan pembesaran bebek lokal atau hibrida.

“Saya hanya penetesan saja, paling umur seminggu sudah ada yang ambil. Tidak sampai lama langsung dibeli,”ujar Dani, kepada Cendana News, Senin (21/10/2019).

Dia mengakui menekuni usaha penetesan tersebut sejak empat tahun terakhir. Bermula dari iseng-iseng, karena anaknya yang kecil penasaran untuk melihat proses jadinya ayam dan bebek. Ia coba beli alat penetasan sederhana dan dicoba beli telur lalu ditetaskan hingga berhasil.

“Sekali netas mencapai puluhan, akhirnya bebek tersebut mau dikemanakan. Hingga akhirnya coba tanya ke pengepul di pasar, ternyata banyak yang mau menampung untuk dibesarkan,” sebutnya.

Untuk harga anak bebek umur satu mingguan diambil dari harga Rp9 ribu sampai Rp10 ribu per ekornya. Sementara harga telur untuk ditetaskan belanjanya sistem kiloan.

Menurutnya proses penetasan telur itik, minim kerugian. Karena dalam proses penetasan sendiri di hari ke empat setelah diletakkan dalam tempat proses penetesan sudah bisa diperidiksi embrio telur jadi anakan atau tidak.

“Umur empat hari telur bisa dilihat dari embrionya menggunakan teropong sederhana yang diisi lampu. Untuk melihat embrio telur jadi atau tidak. Kalau tidak jadi dalam empat hari telur bisa langsung dimakan atau lainnya,”papar Dani.

Begitupun untuk biaya hanya besar di biaya pakan. Tetapi Dani, diuntungkan karena memiliki usaha kuliner. Sehingga sisa dari usaha pecel lele bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak.

Di pasaran lanjutnya harga perekor bebek mencapai Rp65 ribu. Harga tersebut berbeda dengan harga sudah dipotong. Jika ingin lebih untung lagi, tentu syaratnya memiliki lahan cukup bisa sampai pembesaran.

Usaha penetesan milik Dani, sebulan berkapasitas 250 butir telur bebek yang menetas. Paling lama umur satu minggu langsung diambil pengepul. Dia mengaku sempat menjual anakan bebek melalui sistem online, tetapi karena kesibukan di pasar dan warung tenda pecel lele-nya tidak diteruskan.

“Jual online ribet juga mas, sementara banyak di pasar bebek di rumah. Pembeli kadang ingin di kirim segera, jadi ya sudah langsung ke pengepul saja meskipun untung tipis. Yang penting tidak merugi,” tandasnya.

Lihat juga...