hut

Sambut TdS 2019, Pemerintah Daerah Didorong Gelar Pasar Rakyat

Editor: Mahadeva

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat memimpin rapat di ruang kerjanya yang membahas penyelenggaraan TdS 2019, Selasa (15/10/2019) - Foto: M. Noli Hendra

PADANG – Pemprov Sumatera Barat meminta kepada kepala daerah kabupaten dan kota didaerahnya, bersiap menggelar pasar rakyat. Kegiatan tersebut untuk menyambut ajang balap sepeda internasional Tour de Singkarak 2019.

Pesta rakyat digelar, agar ajang tersebut berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak sangat penting diselenggarakan di momen TdS 2019 tersebut.

TdS disebutnya, sebagai kegiatan promosi pariwisata. Sehingga seharusnya bisa berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Khususnya untuk masyarakat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Saya nantinya akan mengeluarkan surat edaran, agar ada even untuk rakyat, seiring penyelenggaraan TdS. Jika dipikirkan, dampaknya tidak hanya kepada perekonomian rakyat, tapi TdS bakal terlihat lebih meriah, dan sama-sama menikmati adanya tamu dari berbagai negara,” tutur Nasrul Abit, Selasa (15/10/2019).

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Hadi Susilo, mengatakan, ada sejumlah kegiatan yang bakal diselenggarakan Pemkab Pesisir Selatan untuk menyambut TdS 2019. Seperti, lomba swafoto dan juga even kesenian khas daerah Pesisir Selatan. Lomba swafoto digelar terbuka untuk umum.Peserta yang mengikuti lomba, diminta memajang atau mengunggah foto diakun yang disiapkan.

Sedangkan untuk hiburan akan ditampilkan Tari Anak Balam oleh sanggar seni asal daerah Pesisir Selatan. “Nah pada momen TdS ini kita tampil kan seni tradisional, untuk memperkenalkan ke masyarakat umum maupun kepada peserta TdS,” ucapnya.

Nama Anak Balam berasal dari nama burung Perkutut yang familiar disebut dengan nama burung Balam oleh warga setempat, karena anak burung tersebut selalu dua, maka pada ritual yang sebenarnya jumlah penari juga berjumlah genap. Mereka akan menari mengikuti irama yang dihasilkan rabab atau biola yang merupakan alat musik gesek tradisional yang dimainkan pada kesempatan itu, sembari melafaskan syair secara berirama.

Lihat juga...