hut

Sekjen MPR: Peran HRD Penting Tanamkan Wawasan Kebangsaan ke Karyawan

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Mengingat pentingnya peran divisi Human Resources Departement (HRD) dalam sebuah perusahaan, yang mengurusi Sumber Daya Manusia (SDM), sekaligus penggerak perusahaan, maka diperlukan sosok HRD yang komplit. Selain memahami manajemen, juga harus paham akan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. Ma’ruf Cahyono, SH., MH., mendorong para HRD di Kabupaten Banyumas untuk memahami wawasan kebangsaan. Sebab, dalam membangun SDM, pasti dibutuhkan pemahaman akan wawasan kebangsaan.

“Tugas yang diemban seorang HRD, tidak lepas dari nilai-nilai wawasan kebangsaan, harus mengedepankan kesatuan dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, seorang HRD harus memahami dan menyelami wawasan kebangsaan,” kata Ma’ruf Cahyono, usai dialog Wawasan Kebangsaan bersama para HRD di Banyumas, Sabtu (26/10/2019).

Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia mengenai jati diri dan lingkungannya, serta mengutamakan kesatuan dan persatuan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam mengelola SDM, lanjutnya, seorang HRD secara tidak sadar juga menerapkan nilai-nilai wawasan kebangsaan dan Pancasila.

Sekjen MPR RI Dr. Ma’ruf Cahyono SH MH (kanan) bersama Ketua Alumni Fakultas Hukum Unsoed, Suwardi, mendorong para HRD untuk memahami wawasan kebangsaan, Sabtu (26/10/2019). –Foto: Hermiana E. Effendi

Sekjen MPR RI ini mengaku prihatin, sekarang ini nilai-nilai kebangsaan tidak lagi menjadi perhatian utama. Dan kondisi ini berbahaya, jika tidak segera dilakukan langkah antisipasi.

“Di sinilah peran HRD dibutuhkan, untuk mengantisipasi serta meningkatkan wawasan kebangsaan terhadap para karyawan,” terangnya.

Menurut Ma’ruf Cahyono, pemahaman tentang wawasan kebangsaan sekarang ini menjadi perhatian utama di semua lini. Terutama dalam implementasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ma’ruf mengaku sangat bersyukur, paguyuban HRD Banyumas bersama dengan para alumni Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, mempunyai inisiatif untuk menggelar dialog Wawasan Kebangsaan  yang diyakini mampu meningkatkan pemahaman di kalangan orang-orang kantoran, pekerja hingga buruh.

“Inisiatif untuk menggelar dialog seperti ini luar biasa, saya sangat apresiasi, karena sejalan dengan misi yang sedang gencar kita lakukan. Selaku leader, HRD harus mampu meneruskan informasi dan pengetahuan wawasan kebangsaan kepada para pekerja di bawahnya,” jelas Ma’ruf.

Selain menyasar ke kalangan HRD, gerakan untuk membangun pemahaman tentang wawasan kebangsaan juga dilakukan MPR RI di kampus-kampus, menyentuh kalangan mahasiswa, penyelenggara negara hingga komunitas-komunitas yang menyebar di bumi nusantara ini.

Sementara itu, Ketua Alumni Fakultas Hukum Unsoed, Suwardi, mengatakan, pada era globalisasi seperti sekarang ini banyak nilai-nilai kebangsaan yang terkikis dan keluarga besar Alumni Fakutas Hukum Unsoed peduli terhadap hal tersebut.

Menurutnya, wawasan kebangsaan diperlukan untuk tameng menghadapi berbagai arus informasi dan globalisasi.

“Di Kabupaten Banyumas ini ada 400 orang HRD, ada 1.137 perusahaan dan jumlah karyawan lebih dari 58.000.  Jika HRD meneruskan informasi ini kepada masing-masing karyawannya, artinya cukup banyak masyarakat Banyumas  yang mendapat penyegaran tentang wawasan kebangsaan,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com