hut

Strategi Agroindustri untuk Meningkatkan Nilai Tambah Produk Pertanian

Editor: Mahadeva

MALANG – Agroindustri bereran penting dan sangat strategis dalam meningkatkan nilai tambah produk primer hasil pertanian. Hanya saja, dalam posisi tersebut, agroindustri masih menghadapi sejumlah persoalan.

Termasuk risiko dari setiap mata rantai nilai pengelolaan, mulai dari hulu ke hilir.  “Setiap aspek-aspek dalam agroindustri itu ada potensi risiko yang kalau ini dianalisis dan dikelola dengan baik, maka kita bisa mengembangkan agroindustri itu menjadi punya daya saing yang tinggi,” tutur Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB), Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP, Senin (14/10/2019).

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB), Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP,. saat ditemui di gedung Widyaloka UB, Senin (14/10/2019).-Foto: Agus Nurchaliq

Menurutnya, era agroindustri 4.0 akan terus berkembang dengan sangat cepat. Kondisinya diiringi segenap tantangan, risiko dan peluang. Tidak ada pilihan lain, kecuali menguatkan elemen dasar atau pilar utama pengembangan agroindustri, diantaranya penguatan sektor produksi pertanian dan pengembangan alat dan mesin pengolahan.

Penguatan sektor produksi pertanian, dapat dilakukan dengan penerapan sistem pertanian presisi. Kegiatan yang dinilai mampu mengatasi keterbatasan di sektor hulu. Untuk memastikan, bahwa hasil-hasil pertanian bisa sesuai dengan kualitas yang diharapkan, bisa berkelanjutan dan memenuhi industri pertanian.

“Dalam konteks ini maka diperlukan sejumlah riset yang dapat merumuskan dan mendesain berbagai peralatan dan mesin pertanian yang mendukung penerapan pertanian presisi atau mesin dengan otomatisasi digital,” terangnya.

Setelah berbagai hal tersebut bisa terpenuhi, selanjutnya adalah mengelola risiko di sector industri, yang dapat dilakukan melalui pengembangan alat dan mesin pengolahan, menggunakan sistem otomatisasi dan digitalisasi. Sistem agroindustri yang efektif dan efisien menjadi roh dari agroindustri 4.0. Hal itu hanya akan dapat tercapai, jika didukung oleh ketersediaan alat dan mesin pengolahan yang menerapkan integrasi sistem otomatisasi dan digital.

Industri pengolahan produk pertanian, sudah tidak bisa lagi menggunakan teknologi konvensional. “Langkah ini strategis dalam kaitan dengan pengembangan dan penguatan laboratorium mekatronik dan pusat pengembangan robotik industri pertanian,” paparnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com