hut

Tempe Menjes, Kuliner Khas Malang yang Faimiliar di Denpasar

Editor: Mahadeva

Tempe Menjes khas Malang yang ditemui Di Denpasar, tepatnya di kawasan taman pancing Denpasar Barat, terdapat sentra pembuatan tempe menjes - Foto Sultan Anshori

DENPASAR – Saat ini, warga Denpasar tidak perlu pergi jauh, untuk bisa menikmati Tempe Menjes khas Malang. Di Denpasar, tepatnya di kawasan taman pancing Denpasar Barat, terdapat sentra pembuatan tempe menjes. 

Suliatin, salah seorang pembuat tempe menjes menjelaskan, tempe menjes terbuat dari ampas tahu dan ampas tempe, yang difermentasi lalu dipadatkan, hingga berbentuk serupa tempe pada umumnya. Namun terdapat beberapa faktor yang membedakan menjes dan tempe pada umumnya baik dari bentuk, tekstur hingga aromanya. “Ada dua perbedaanya, yang pertama tempe menjes kacang dan tempe menjes gombal,” ujarnya saat ditemui di rumahnya Sabtu, (5/10/2019).

Suliatin, salah seorang pembuat tempe menjes di Denpasar – Foto Sultan Anshori

Tempe menjes kacang memiliki tekstur yang lebih kasar kasar. Biasanya tempe menjes jenis ini, terbuat dari kedelai hitam atau ampas tempe. Namun ada pula yang dalam proses pembuatannya menggunakan campuran kacang dan kedelai, serat singkong, serta bungkil kedelai.  Jenis kedua adalah, tempe menjes gombal. Berbeda dengan menjes kacang, menjes gombal bertekstur lebih halus. Biasanya terbuat dari ampas pembuatan tahu. Menjes gombal juga serupa dengan tempe gembus yang dikenal di daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, tempe menjes gombal atau tempe gembus, mengandung energi 73 kilo kalori, 5,7 gram protein, 10,3 gram karbohidrat, 1,3 gram lemak, 204 miligram kalsium, 80 miligram fosfor, dan 1,5 miligram zat besi.

Setiap hari Suliatin membuat puluhan tempe menjes dua jenis, untuk dijual di pasar sekitar tempat tinggalnya. Tempe menjes dihargai Rp1.000 per-satunya. “Tempe menjes ini cukup diminati oleh masyarakat Denpasar,” tandasnya. Tempe, merupakan salah satu makanan familiar bagi masyarakat Nusantara. Selain sebagai lauk pauk, bagi sebagian orang tempe dijadikan kudapan untuk menemani minum teh atau kopi.

Wahyu, salah seorang penggemar tempe menjes mengaku sering kali membeli untuk dihidangkan kepada keluarga. Selain karena ekonomis, tempe menjes juga mengandung kebutuhan serat makan yang dibutuhkan oleh tubuh. “Kebetulan asli Malang, jadi tempe menjes ini sudah saya konsumsi sejak kecil. Biasanya juga saya buat untuk menemani menonton tv dirumah bersama keluarga,” pungkasnya.

Lihat juga...