hut

Tol Probolinggo – Lumajang, Pendongkrak Wisata Jawa Timur sisi Tenggara

Editor: Mahadeva

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat ditemui di Jember, Rabu (9/10/2019) - Foto: Kusbandono.

JEMBER – Untuk meningkatkan konektivitas jalur logistik, Pemprov Jawa Timur berupaya mematangkan usulan rencana pembangunan Tol Probolinggo – Lumajang ke Bappenas.

Jalan tol tersebut, diharapkan bisa mendongkrak sektor pariwisata yang ada di Probolinggo dan Lumajang. “Untuk Tol Probolinggo – Lumajang, terus terang, karena untuk membesarkan sektor pariwisata di (Taman Nasional) Bromo Tengger Semeru. Harapannya membesarkan Bromo itu adalah dengan membuka jalur baru,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Rabu (09/10/2019).

Dari kawasan tersebut, terdapat beberapa objek wisata yang bisa dikembangkan setelah Jalan Tol dibuat. Diantaranya, wisata budaya dan alam.  “Yang potensi itu di Senduro, nanti Dia bisa lewat Ranupane, B29. Selain itu juga pura tertua di Nusantara yang ada di sana. Jadi heritage (kekayaan budaya) ada,” tutur pemilik gelar doktor ekonomi pembangunan dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang tersebut.

Pembangunan jalan tol semakin penting, sebab di jalur konvensional saat ini kondisinya padat. “Kondisi sekarang macetnya luar biasa, ada truk dan segala macam. Gimana caranya untuk menarik orang dari Probolinggo ke Lumajang, tapi yang tidak jauh,” papar Emil.

Meski tidak dilalui jalan tol, Jember yang berbatasan langsung dengan Lumajang juga punya peran penting dalam rencana pengembangan ekonomi di kawasan Tapal Kuda atau Jawa Timur bagian tenggara. Keberadaan beberapa kampus dan pusat riset seperti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka), yang selama ini sudah menjadi rujukan pengembangan dua komoditas pangan tersebut di Indonesia.

“Jadi skema Pemprov nantinya itu, Jember akan menjadi knowledge centre, bukan logistic centre. Jadi pengembangan SDM akan kita fokuskan di Jember. Kita ingin Jember menjadi pusat pelatihan sekaligus pusat keuangan, sehingga nanti pelatihan SDM di Lumajang, bisa diarahkan ke Jember,” paparnya.

Pengembangan Jember sebagai pusat pelatihan di Tapal Kuda, juga terkait rencana pembangunan jalan tol lain seperti, Tol Probolinggo-Banyuwangi yang merupakan bagian dari mega proyek Tol Trans Jawa. Pemprov Jatim tengah mengkaji, kemungkinan adanya jalan tol penghubung dari rute Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Lihat juga...