hut

Tri Suswati Tito Karnavian: Saya Bangga Dengan TMII

Editor: Mahadeva

Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Tito Karnavian pada penyerahan hibah baju adat pengantin Indonesia di Bale Panjang Museum Indonesia TMII, Jakarta, Kamis (10/10/2019) sore. Foto: Sri Sugiarti

JAKARTA – Ketua Umum Bhayangkari, Tri Suswati Tito Karnavian, mengaku memiliki kenangan indah saat pertama kali berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kunjungan tersebut dilakukan bersama kedua orang tuanya.

Saat itu, mereka masih tinggal di Pulau Belitung. Kunjungan tersebut dilakukan Tri saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Suatu hari, Dia diajak kedua orang tuanya ke Jakarta, dan menyempatkan diri wisata ke TMII.

“Saya pertama kali ke TMII, itu waktu SD , kami masih tinggal di Pulau Belitung. Orang tua saya mengajak ke TMII, melihat ragam rumah adat, naik sky life (kereta gantung), monorel dan lainnya,” kata Tri kepada Cendana News, seusai penyerahan Hibah Baju Adat Pengantin kepada Badan Pengelola dan Pengembangan TMII di Bale Panjang Museum Indonesia TMII, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Dia merasa bangga melihat berbagai ragam budaya Indonesia yang tersaji di TMII. Ketika menaiki kereta gantung dan monorel, dari atas wahana itu, Tri melihat keindahan pulau-pulau Indonesia yang terbentang di danau miniatur yang berada di tengah-tengah area TMII.  Dari atas wahana itu pula, Dia juga melihat keindahan tampilan rumah adat dari berbagai provinsi. “Saya berterima kasih ada TMII, menambah wawasan bagi saya pribadi, banyak sekali pertunjukan tarian daerah. Terus terang pertama naik kereta gantung dan monorel ya, di TMII, bukan di Hongkong atau dimana,” tandasnya.

Setelah berkeluarga dan memiliki anak. Tri juga kerap membawa buah hatinya berkunjung ke TMII, untuk melihat aneka ragam budaya bangsa.  TMII disebutnya, menjadi wahana edukasi budaya yang dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya daerah. “Saya secara rutin mengajak anak-anak berkunjung ke TMII, menambah wawasan pengetahuan buat mereka. Apalagi Teater Imax Keong Emas, filmnya tentang Indonesia sangat bagus. Mereka juga pertama kali naik kereta gantung dan monorel di TMII,” tandasnya.

Berkunjung ke TMII disebutnya, memberi pengalaman yang sangat luar biasa. Banyak sekali pertunjukan seni budaya daerah yang ditampilkan dengan kreasi yang menarik. Meskipun saat ini, teknologi informasi sedemikian luar biasa berkembang di Indonesia. Sehingga semua informasi apapun itu bisa dilihat dari gagdet.

Tri sangat nyakin, Indonesia masih sangat memerlukan TMII untuk rekreasi sambil belajar. “Saya yakin orangtua dan anak-anak kita masih memerlukan TMII untuk mengetahui berbagai kekayaan Indonesia yang luar biasa. Tidak ada negara dimanapun sekaya Indonesia dalam hal budaya, kekayaan alam, kuliner dan lainnya,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Tri meminta, masyarakat Indonesia harus menjaga kekayaan alam dan budaya Indonesia. “Jangan sampai terpecah belah ada yang diambil oleh negara lain, seperti Simpalan atau Timor-Timur,” tukasnya.

Dia berharap masyarakat Indonesia tetap bersatu padu dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya dengan terus merasa bangga memiliki ragam kebudayaan bangsa. “TMII telah mempersatukan kita semua  dalam bingkai kebhinekaan budaya bangsa,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com