hut

Unej Mantapkan Langkah Menjadi Pusat Bioteknologi 

Editor: Mahadeva

JEMBER – Universitas Jember memiliki fasilitas pendidikan baru yaitu, gedung laboratorium terpadu, Agrotechnopark yang dilengkapi auditorium.

Dengan fasilitas tersebut, diharapkan makin mengukuhkan langkah Kampus Tegalboto, sebagai perguruan tinggi unggulan di bidang bioteknologi. Khususnya di bidang pertanian, perkebunan, dan kesehatan. Keseluruhan fasilitas baru tersebut, pembangunannya didukung penuh dana dari Islamic Development Bank (IsDB).

“Kini tantangannya adalah bagaimana memelihara dan memanfaatkan semua fasilitas baru ini sehingga cita-cita Universitas Jember sebagai perguruan tinggi unggulan di bidang bioteknologi akan tercapai. Keberhasilan hari ini adalah prestasi, tapi ingat, jangan sampai terbuai dengan kesuksesan masa lampau sebab bakal membuat  perguruan tinggi tidak berkembang,” tandas Menristekdikti Mohamad Nasir, usai peresmian fasilitas baru tersebut, Kamis (10/10/2019).

Dengan sarana tersebut, kampus harus sudah memikirkanbagaimana bioteknologi di 10 tahun, 20 tahun bahkan 30 tahun ke depan. “Misalnya terkait keamanan produk-produk bioteknologi,” tambah Nasir lebih lanjut.

Universitas Jember dimintanya terus menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan. Utamanya, perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang bioteknologi. Kerjasama dan kolaborasi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset bioteknologi, baik yang dilakukan dosen maupun mahasiswa.

“Bioteknologi menjadi salah satu tumpuan harapan di bidang pertanian, perkebunan dan kesehatan di masa depan. Bahkan pengembangan bioteknologi sudah masuk dalam Rencana Induk Riset Nasional dimana salah satunya dengan bioteknologi diharapkan mewujudkan Indonesia yang berswasembada pangan,” imbuh Nasir.

Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan, menegaskan, pembangunan tersebut membuktikan pihaknya dinilai mampu menjalankan amanah dari pemerintah melalui Kemenristekdikti untuk mengelola dana IsDB.  “Kami sudah menjalin kerjasama bioteknologi dengan dua perguruan tinggi di Jerman, yakni Flensburg University of Applied Sciences dan Biberach University of Applied Sciences. Universitas Jember sedang mempersiapkan pembukaan Program Studi Doktor Bioteknologi, setelah sebelumnya kita membuka Program Studi Magister Bioteknologi,” tuturnya.

Untuk diketahui, ada empat PTN di Indonesia yang mendapatkan dana pengembangan dari IsDB. Keempatnya adalah, Universitas Jember, Universitas Negeri Malang, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Universitas Mulawarman. Universitas Jember mendapatkan bantuan 42 juta US dollar, yang digunakan untuk membangun 13 fasilitas. Enam bangunan ada di Kampus Tegalboto, dan sisanya ada di komplek Agrotechnopark di daerah Jubung.

Lihat juga...