hut

Usai Libur Bencana Asap, Pelajaran Sekolah di Pekanbaru Ditambah

Ilustrasi - Guru mengajar - Dok CDN

PEKANBARU – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, mengizinkan pihak sekolah di daerahnya menambah jam pelajaran bagi siswa. Kebijakan tersebut diambil, setelah libur panjang akibat kabut asap yang menyelimuti Ibu Kota Provinsi Riau itu beberapa pekan lalu.

“Kita sudah sampaikan ke semua sekolah baik negeri maupun swasta, kalau dirasa perlu jam tambahan bisa ditambah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Sabtu (5/10/2019).

Abdul Jamal menjelaskan, kebijakan mengizinkan sekolah menambah jam pelajaran bagi siswa, mempertimbangkan ketertinggalan materi, karena libur sekolah hampir tiga minggu lamanya. Saat itu kondisi udara di Pekanbaru memburuk hingga Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) berada di level berbahaya.

Khusus bagi sekolah yang menerapkan full day school atau menganut lima hari sekolah, baik SD maupun SMP, boleh menambah jam pelajaran mulai 5 Oktober hingga 19 Oktober 2019. “Kita sudah sampaikan ke sekolah, kalau dirasa perlu jam tambahan bisa ditambah di Hari Sabtu bagi sekolah yang menerapkan full day school, atau menambah satu jam pelajaran bagi sekolah lainnya, terutama untuk mata pelajaran yang masuk Ujian Nasional (UN),” ujarnya.

Sementara itu,  orangtua siswa salah di satu SMP negeri Pekanbaru, Rosni (35), mengakui telah menerima pemberitahuan dari pihak sekolah lewat pesan berisikan pemberitahuan terkait tambahan jam belajar tersebut. “Guru minta dukungan orangtua, agar anak bisa sekolah hari Sabtu, kebetulan anak saya full day school, belajar hanya sampai Jumat, tapi karena tambahan jam ini, masuk sekolah Sabtu,” kata Rosni.

Dikatakannya, anaknya akan belajar Sabtu dari pukul 07.00 WIB hingga 10.30 WIB. “Demi ujian akhir saya mendukung kebijakan ini,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...