World Zakat Forum Diharapkan Tingkatkan Gelora Berzakat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – World Zakat Forum (WZF) 2019 diharapkan dapat meningkatkan gelora berzakat semakin optimal.

“Semoga forum ini dapat meningkatkan gelora zakat dan tentu adanya kegiatan ini mewarnai bagaimana WZF ke depan,” kata Steering Committee WZF, Jaja Jaelani, pada konferensi pers persiapan WZF 2019 di Jakarta, Rabu (30/10/2019) sore.

Dia mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat lebih meningkatkan potensi zakat di Indonesia. Apalagi Indonesia sebagai penyumbang zakat berpotensi sangat besar.

Lebih lanjut dia menjelaskan, WZF International Conference 2019 merupakan ajang bertemunya para pegiat zakat dunia. Yakni untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pengelolaan zakat global untuk tercapainya tujuan kesejahteraan dunia.

Dalam kegiatan ini juga digelar rapat tahunan yang diikuti oleh seluruh anggota WZF. Diselenggarakan pula pameran atau exhibition oleh BAZNAS, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/kota, Lembaga Amil Zakat dan berbagai perusahaan yang bergerak dalam bidang digital.

“Berbagai inovasi digital dan produk binaan dipamerkan pada WZF yang  dibuka oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin,” ujarnya.

Selama WZF berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 5-7 November, 25 pembicara akan menyampaikan paparan mengenai pengelolaan zakat di era digital. Diantaranya, Syed Zafar dari India, Elnur Salihovic dari Bosnia-Herzegovina, Muhammad Lawal Maidoki dari Nigeria dan M. Ayub Miah Bangladesh.

Konferensi ini juga dihadiri oleh anggota asosiasi yaitu IDB, UNICEF, D-8, UNDP, dan Bank Indonesia.

“Kami juga mengundang BAZNAS se-Indonesia, pimpinan daerah, akademisi, Lembaga Amil Zakat, organisasi non pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat umum,” ujarnya.

Menurut Jaja, zakat harus benar-benar diperhatikan dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Zakat juga harus dianggap sebagai sumber keuangan pelengkap dalam pencapaian SDGs.

Terpenting lagi peran zakat dalam memerangi kemiskinan dan memajukan inklusi sosial harus dipromosikan.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Arif Ramdani, mengatakan, pihaknya merasa bangga Kota Bandung dipercaya menjadi tuan rumah dalam agenda kenegaraan WZF 2019.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Arif Ramdani (batik coklat) pada konferensi pers persiapan WZF 2019 di Jakarta, Rabu (30/10/2019) sore. Foto: Sri Sugiarti

“Ini amanah dan sekaligus juga kehormatan bagi kami. Diharapkan WZF ini akan bisa menggairahkan aktivitas perzakatan di Jawa Barat terutama di kota Bandung,” kata Arif.

Karena menurutnya, Jawa Barat sebagaimana hasil riset strategis adalah merupakan provinsi tiga terbesar potensi zakatnya di Indonesia setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Di Jawa Barat juga ada LAZ (Lembaga Amil Zakat) yang sektornya nasional, seperti Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, dan lainnya.

Lihat juga...