hut

Yayasan Al Fajar Bekasi, Tangani Tiga Remaja Kecanduan Gim

Editor: Mahadeva

BEKASI – Yayasan Al Fajar Berseri di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menangani tiga remaja usia belasan, yang terkena gangguan jiwa dampak dari bermain Gim (game) berlebihan. Ketiganya merupakan dua warga Kabupaten Bekasi, dan satu dari wilayah Lampung. Dan saat ini yang berasal dari Lampung sudah dipulangkan karena dianggap sudah membaik.

“Yayasan kami sudah tangani tiga remaja umur belasan. Salah satunya inisial W, dia dari Lampung sudah pulang. W sempat di sini empat bulan. Sekarang masih ada si-T (17) sama I (16), warga Bekasi,” ujar Marsan Susanto, Ketua Panti Rehabilitasi Mental Yayasan Al Fajar Berseri, Jumat (17/10/2019).

Marsan Susanto, Ketua Panti Rehabilitasi Mental Yayasan Al Fajar Berseri di Tambun Selatan, Jumat (17/10/2019) – Foto M Amin

Remaja asal Lampung tercatat sudah pulang. Sebelumnya, mengalami dampak cukup berat dari gim. Setelah rehab selama empat bulan, masih bisa dipulihkan meski tidak seratus persen. Marsan menyebut, dua remaja asal Bekasi yang saat ini masih dirawat syarafnya sudah kena.

Sehingga jika diajak komunikasi tidak nyambung. Tapi jika ada orang di sekitarnya main hape Dia langsung merampas. “Sekarang kita masuk ke sana ke tempat Dia, bawa hape langsung diminta,” ujarnya menunjuk salah satu ruangan tempat kedua remaja tersebut menjalani rehabilitasi.

Ke-duanya diperkirakan sudah kecanduan gim sejak tiga hingga empat tahun lalu. Puncaknya, ketika mereka main hape dan kemudian ketika dicegah, keduanya sudah berani melakukan kekerasan ke orang tuanya. “Contoh begini, karena dia kecanduan hape, hapenya diambil, dihentikan secara mendadak. Mereka tidak hanya marah, tapi melakukan kekerasan, karena usia mereka mulai dewasa tenaga mereka mulai kuat. Itu berdasarkan pengakuan orang tua. Mereka terbuai, yang harusnya tidur jam 10. Tapi hingga pukul 01.00 WIB dini hari masih main hape,” jelasnya.

Dari kasus tersebut, Marsan berpesan, semua anak pada dasarnya belum saatnya memegang ponsel. Seharusnya mereka bisa belajar bermain sebagaimana mestinya. Jangan sampai waktunya dihabiskan hanya untuk bermain gim.

Hal tersebut termasuk menjadi katagori kelalaian orang tua, yang cenderung memilih ponsel untuk menenangkan anak. “Harusnya orang tua, bisa mencegah memberikan arahan yang positif. Saya mengimbau warga Bekasi untuk jangan sampai peristiwa ini terulang,” tandasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com