hut

Aksi Teaterikal Siswa SD Peringati Hari Pahlawan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MALANG – Memperingati Hari Pahlawan, siswa dan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purwantoro 2 Malang, selain mengikuti upacara bendera juga menggelar aksi teatrikal penyobekan bendera Belanda.

Dengan menggunakan pakaian tempo dulu, dan menggenggam berbagai jenis senjata, para siswa memperagakan aksi heroik para pemuda melawan tentara Belanda dalam peristiwa penyobekan bendera Belanda menjadi benderah merah putih yang terjadi di hotel Yamato Surabaya.

Koordinator Paguyuban Peminat Seni Tradisional (PPST) SDN Purwontoro 2, Rudita Anes Candra Negara (Dita), menjelaskan, pendidikan karakter sudah seharusnya ditanamkan sejak dini kepada generasi muda penerus bangsa.

Koordinator Paguyuban Peminat Seni Tradisional (PPST) SDN Purwontoro 2, Rudita Anes Candra Negara, saat ditemui usai menyaksikan aksi teaterikal penyobekan bendera di halaman SDN Purwontoro 2, Senin (11/11/2019). Foto: Agus Nurchaliq

Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai aktivitas sekolah yang berhubungan dengan rasa cinta tanah air dan bela negara, salah satunya melalui aksi teatrikal yang dilakukan siswa-siswi SDN Purwontoro 2 Malang dalam memperingati hari pahlawan.

“Yang ingin kami tekankan kepada para siswa dalam aksi teaterikal ini adalah pendidikan karakter terutama cinta tanah air,” sebutnya, usai menyaksikan aksi teaterikal penyobekan bendera di halaman SDN Purwantoro 2, Senin (11/11/2019).

Melalui aksi teaterikal ini, diharapkan semua siswa yang terlibat bisa merasakan  bagaimana perjuangan para pejuang untuk memerdekakan Indonesia.

Jadi meskipun saat ini Indonesia sudah merdeka, tapi bukan berarti generasi muda sekarang bisa santai-santai karena justru perjuangan mereka lebih berat dalam mengisi dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Biar mereka benar-benar bisa merasakan bahwa peran pahlawan sangat penting dan sangat berjasa bagi kemerdekaan Indonesia. Karena mulai banyak anak generasi muda yang tidak hapal dengan nama-nama pahlawan Indonesia, jadi kita mulai dari kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Dita, karena aksi teaterikal kali ini sifatnya kolosal maka melibatkan banyak siswa mulai dari kelas 4-6. Tercatat, sekitar seratus siswa yang ikut terlibat dalam aksi teaterikal ini.

“Jadi hampir semua ikut terlibat. Sedangkan untuk yang lainnya kita pakai konsep baju tempo dulu dan nuansa perjuangan ketika mengikuti upacara bendera,” terangnya.

Sementara itu, pengawas sekolah SDN Purwantoro 2, Zainullah, sangat mengapresiasi aksi teaterikal yang dibawakan para siswa dalam memperingati hari pahlawan.

“Mereka memang perlu memahami bagaimana perasaan perjuangan para pahlawan pada waktu itu. Dimana para pahlawan berani melakukan perlawanan terhadap penjajah dengan peristiwa penyobekan bendera Belanda. Kegiatan teaterikal seperti ini memang sangat cocok sebagai wahana pengembangan karakter para siswa,” pungkasnya.

Lihat juga...