hut

Anggaran Bawaslu Purbalingga Dipangkas, Honor Panwas Terancam Berkurang

Editor: Mahadeva

Ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim, saat ditemui Cendana News, Minggu (10/11/2019) -  (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURBALINGGA – Anggaran pengawasan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Purbalingga, yang disepakati berada jauh di bawah anggaran yang diajukan Bawaslu Purbalingga. Hal dipastikan, akan berdampak pada pengurangan honorarium penyelenggara adhoc seperti panwascam, panwas desa dan kelurahan serta pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebelumnya, Bawaslu Purbalingga mengajukan anggaran pengawasan Rp16 miliar. Namun, Pemkab Purbalingga hanya menyetujui Rp9,68 miliar. Artinya, anggaran pengawasan pilkada dipangkas hingga Rp6,32 miliar.

“Dengan adanya pemangkasan anggaran pengawasan ini, maka yang terancam dikurangi adalah honorarium panwascam hingga pengawas TPS. Karena untuk anggaran tahapan sudah sesuai dengan indeks dan tidak mungkin dikurangi lagi,” kata Ketua Bawaslu Purbalingga, Imam Nurhakim, Minggu (10/11/2019).

Diawal pengajuan, anggaran pengawasan pilkada sebesar Rp16 miliar. Kemudian dirasionalisasi menjadi Rp14 miliar. Pengajuan Rp16 miliar menggunakan indeks nasional, kemudian disesuaikan dengan indeks daerah menjadi Rp14 miliar. Namun, ternyata pengajuan yang sudah sesuai indeks daerah, masih dipangkas lagi, hingga hanya sebesar Rp9.68 miliar. Namun demikian, karena anggaran sudah dialokasikan, Bawaslu akan tetap berupaya untuk mengoptimalkannya. Sehingga proses pengawasan pilkada tetap berjalan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Sebelumnya, kepastian anggaran pilkada Purbalingga tersebut disampaikan oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. Menurutnya, Pemkab Purbalingga mengalokasikan total anggaran Rp45 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020.

Anggaran tersebut untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) sebesar Rp30,15 miliar, dari usulan sebesar Rp42,3 miliar. Kemudian untuk anggaran pengawasan pelaksanaan pilkada oleh Bawaslu Kabupaten Purbalingga dialokasikan  sebesar Rp9,68 miliar dari usulan sebesar Rp16 miliar. Dan untuk anggaran pengamanan pilkada oleh kepolisian dan sosialisasi oleh stakeholders terkait, dialokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar. “Alokasi anggaran untuk pilkada Purbalingga ini sudah dirasionalisasikan dan disepakati bersama antara penyelenggara pemilu dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),” jelas Bupati.

Di 2020, Kabupaten Purbalingga akan menggelar pilkada pada September 2020. Di Jawa Tengah, total ada 21 kabupaten dan kota yang akan menggelar pilkada.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com