hut

Api Padam, Status Tanggap Darurat Karhutla Ijen Dicabut

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUWANGI – Setelah selama seminggu ditetapkannya status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Banyuwangi akhirnya kini secara resmi dicabut.

Pencabutan ini dilakukan berdasarkan surat keputusan Bupati Banyuwangi yang menyatakan bahwa titik api di tiga Gunung sekitar Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen sudah padam.

Komandan Satgas tanggap darurat Karhutla Banyuwangi, Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto, Rabu (6/11/2019), mengungkapkan, bahwa selama seminggu pihaknya berupaya keras untuk memadamkan titik api yang tersebar di tiga kawasan.

Komandan Satgas tanggap darurat Karhutla Banyuwangi, Letkol Infanteri Yuli Eko Purwanto, saat diwawancarai wartawan di kantornya, usai pencabutan status tanggap darurat karhutla di Banyuwangi, Rabu (6/11/2019). Foto: Kusbandono.

“Alhamdulillah sasaran dan target yang kita rencanakan sudah teratasi dengan baik. Titik-titik api sudah tidak ada lagi. Semua itu berkat kerja sama tim gabungan, semua yang ikut kerja di sini,” kata pria yang juga menjabat sebagai Komandan Kodim 0825 Banyuwangi ini.

Menurut Yuli, selama upaya pemadaman bencana karhutla ini semua pihak bersinergi dan saling membantu. Sehingga apa yang menjadi kesulitan terutama masalah kebakaran hutan juga sudah bisa diatasi. Dia juga bersyukur proses pemadaman api dibantu dengan turunnya hujan.

“Semua pihak, baik Relawan, BPBD, TNI maupun Polri saling bahu membahu untuk memadamkan kebakaran. Kita berharap tidak ada lagi kejadian bencana karhutla seperti ini di masa mendatang,” ungkapnya.

Berdasarkan assessment yang sudah dilakukan, luasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai 1.000 hektar lebih. 80 persen diantaranya masuk wilayah administrasi Banyuwangi, sementara 20 persen masuk wilayah administrasi Bondowoso.

“Untuk proses penghijauan kembali hutan dan lahan yang terbakar, paling tidak dibutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan,” ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Wilayah III Jember BBKSDA Jawa Timur, Setyo Utomo, menyatakan, Ijen diperkirakan sudah aman dan nyaman bagi pengunjung. Untuk itu, secepatnya akan dilakukan pembukaan. Pihaknya malam ini akan bersurat ke pimpinan di Surabaya.

“Melaporkan kondisi bahwa Ijen sudah layak untuk dibuka kembali. Kita berharap besok atau lusa sudah bisa dibuka kembali. Yang jelas kita sudah berikan alasan dan rekomendasi untuk segera dibuka,” pungkasnya.

Lihat juga...