hut

ASDP Bakauheni Operasikan Alat Penjual Tiket Otomatis

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Tingkatkan standar mutu pelayanan prima pada sektor transportasi laut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyediakan alat penjual tiket otomatis, yang sudah dipasang sejak awal November, sebagai pegenalan kepada pengguna jasa khusus penumpang pejalan kaki.

Hasan Lessy, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, menyebut alat menyerupai Vending Machine itu dilengkapi petugas.

Sebanyak 10 unit alat penjual tiket otomatis ditempatkan di lima unit loket penjualan tiket dermaga reguler dan lima unit lagi di dermaga eksekutif.

Menurutnya, petugas yang bertugas akan mengarahkan calon penumpang yang memiliki tiket elektronik untuk membeli tiket. Alat dengan sistem layar sentuh (touch screen) berisi pilihan pembelian hingga proses pencetakan tiket online.

Hasan Lessy (kanan), General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, saat mengecek sejumlah fasilitas di dermaga eksekutif Bakauheni, Rabu (20/11/2019). -Foto: Henk Widi

Bagi penumpang pejalan kaki yang sudah membeli tiket secara online, saat tiba di pelabuhan bisa melakukan pencetakan tiket. Sebaliknya, penumpang yang belum membeli bisa melakukan penempelan (tapping) kartu pada mesin.

Saldo dalam kartu uang elektronik harus mencukupi, untuk penumpang dewasa Rp15.000 pada dermaga reguler. Pada dermaga eksekutif, saldo harus mencukupi untuk pembelian tiket sebesar Rp50.000 penumpang dewasa.

“Selama sebulan pada November, sosialisasi terus dilakukan dalam penggunaan alat penjual tiket otomatis, dengan adanya petugas yang membantu mengarahkan tata cara penggunaan hingga proses tiket terbeli dan mendapatkan boarding pass,” ungkap Hasan Lessy, saat dikonfirmasi Cendana News, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, sosialisasi kepada calon penumpang pejalan kaki dilakukan agar penerapan sistem baru tersebut makin dikenal masyarakat. Sistem pembelian tiket mandiri secara otomatis, umumnya sudah bisa dipahami oleh pengguna jasa yang terbiasa melakukan perjalanan dengan kereta api dan pesawat.

Penggunaan mesin penjual tiket otomatis bertujuan untuk mempersingkat waktu dan mengurangi antrean.

Edukasi penggunaan mesin penjual tiket otomatis atau kerap disebut Vending Machine, masih dilakukan pada transaksi tiket pejalan kaki.

Bagi penumpang yang sudah terbiasa melakukan transaksi secara online, pembelian tiket bisa dilakukan dengan telepon pintar. Calon penumpang bisa melakukan reservasi tiket pada laman https://tiket.indonesiaferry.co.id sebelum melakukan perjalanan.

“Persis seperti saat akan memakai moda transportasi kapal, bus, pesawat, siapkan kode booking dan tiket bisa dicetak di vending machine,” tegas Hasan Lessy.

Pembelian dengan sistem online, menurut Hasan Lessy terus dianjurkan. Sebab, menjelang liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, jumlah penumpang pejalan kaki diprediksi akan melonjak.

Bagi pembeli tiket sistem online yang memilih kapal di dermaga reguler dan dermaga eksekutif, bisa memanfaatkan fasilitas vending machine. Transksi mandiri oleh penumpang sekaligus mempermudah pelayanan.

Penerapan penggunaan alat penjual tiket otomatis, menjadi bagian kesiapan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru. Meski baru diterapkan pada tiket penumpang pejalan kaki, penerapan alat tersebut juga akan diterapkan pada kendaraan. Mengedepankan kenyamanan dan kelancaran, pengguna jasa alat vending machine disiapkan di dermaga eksekutif yang dilengkapi dengan fasilitas perbelanjaan dan kuliner.

“Khusus di dermaga eksekutif, setelah membeli tiket sembari menunggu jadwal kapal penumpang bisa berbelanja oleh-oleh dan kuliner,” terang Hasan Lessy.

Penerapan alat penjual tiket otomatis disambut positif vendor penyedia kartu uang elektronik. Joni Saputra, petugas dari PT Hanmar Multi Talenta, menyebut pihaknya menyediakan kartu perdana uang elektronik belum terisi saldo dan isi ulang saldo (Top Up). Meski sudah tidak menjual di area pelabuhan, vendor menjual kartu uang elektronik dan pengisian saldo di tepi Jalan Lintas Sumatra.

“Penumpang pejalan kaki yang belum memiliki kartu uang elektronik dan saldo, bisa membeli dan mencetak tiket pada vending machine,” tutur Joni Saputra.

Hingga kini, kartu uang elektronik yang digunakan diterbitkan oleh Himpunan Bank Negara (Himbara). Bank yang menyediakan kartu uang elektronik dan bisa digunakan meliputi Brizzi dari bank BRI, Tap Cash dari BNI,E-money dari Mandiri dan Blink dari bank BTN.

Selain selalu menyediakan saldo cukup, penumpang pejalan kaki diimbau selalu membawa identitas berupa KTP elektronik untuk pencatatan manifest penumpang.

Maya, salah satu pengguna jasa di dermaga eksekutif mengakui pelayanan sektor transportasi laut mulai ditingkatkan.

Konsumen bisa memilih akan menggunakan kapal reguler di dermaga biasa atau kapal ekspress di dermaga eksekutif. Selisih waktu, pelayanan dan kenyamanan menjadikan ia memilih memakai dermaga eksekutif. Menggunakan KMP Batu Mandi, ia membeli tiket tanpa harus mengantre melalui mesin penjual tiket otomatis.

Lihat juga...