hut

BAZNAS Raih ‘Indonesia Scholarship Award 2019’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meraih penghargaan Indonesia Scholarship Award sebagai lembaga penyedia beasiswa terfavorit.

Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo, mengatakan, penghargaan ini merupakan bukti kepercayaan masyarakat akan besarnya manfaat dana zakat untuk memutus rantai kemiskinan melalui program-program pendidikan yang berkualitas.

Indonesia Scholarship Award ini apresiasi dari masyarakat melalui pengabdian BAZNAS dalam menyalurkan zakat bagi mustahik.

“Penghargan ini amanah yang akan memacu semangat kami untuk terus meningkatkan layanan bagi masyarakat, baik dalam menunaikan zakat maupun menyalurkan hak-hak mustahik,” kata Bambang dalam sambutannya saat menerima award di kantor BAZNAS, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Dalam dunia pendidikan, BAZNAS memiliki program-program unggulan. Diantaranya Beasiswa Cendekia BAZNAS, Beasiswa Riset Zakat, Beasiswa Kaderisasi Seribu Ulama, Advokasi Beasiswa Luar Negeri dan Pendidikan Pasca Sarjana. Semua pelaksanan program tersebut dilakukan oleh Lembaga Beasiswa BAZNAS (LBB).

“Alokasi dana untuk Beasiswa BAZNAS pada tahun 2019 ini senilai Rp 13.280.000.000,” ujar Bambang.

Dari dana tersebut terbagi menjadi tiga komponen beasiswa, yakni dalam bentuk uang saku, SPP dan dana pembinaan.

Hingga saat ini, penerima manfaat dari Beasiswa BAZNAS total mencapai 963 orang. Yang terdiri dari Beasiswa Cendekia BAZNAS S1 dalam negeri di 89 kampus, Beasiswa Cendekia BAZNAS S1 luar negeri yaitu Al Azhar, Albukhori International Univercity dan Aligarh Muslim Univercity.

Juga Beasiswa Kaderisasi Seribu Ulama BAZNAS – MUI program doktoral 20 peserta, dan Beasiswa Riset 45 peserta, beasiswa kerjasama kemitraan.

“BAZNAS juga memberikan bantuan beasiswa bagi santri tahfidz Sulaimaniah Turki sebanyak 150 peserta dengan nilai Rp 2.500.000.000,” ungkap Bambang.

Terkait dengan materi pembinaan oleh BAZNAS, dia menjelaskan, ada tiga tema besar yang diajarkan kepada para penerima manfaat ini. Yaitu, selain mendapatkan beasiswa, para penerima manfaat juga harus mendapatkan materi pembinaan.

Diantaranya perencanaan kemandirian pasca kampus melalui pembinaan pusat dan mentoring daerah, nilai-nilai keIslaman dan ke-BAZNAS-an, diskusi masalah kerelawanan, serta etika bermedia sosial (medsos).

Dia menambahkan, BAZNAS melalui program LBB adalah untuk menjawab berbagai permasalahan pendidikan, seperti soal pemerataan, sistem pendidikan dan mutu tenaga pendidikan.

BAZNAS berkomitmen untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan. “Kami juga memberikan nilai lebih dengan pembekalan untuk meningkatkan keluhuran akhlak para penerima beasiswa,” tegas Bambang.

Sekretaris Jenderal Indonesia Scholarschip Award, Muhammad Fadly, mengatakan, penghargaan ini puncak rangkaian WISH (World Indonesia Scholarship) Festival 2019 di Universitas Pertamina, Jakarta, pada Jumat (8/11/2019).

“Kami melakukan sosialisasi beasiswa di 21 daerah di Indonesia, dan banyak lembaga berpartipasi. Alhamdulillah BAZNAS yang terbaik dengan program-program beasiswanya, hingga penghargaan ini kami berikan,” kata Fadly.

Dia menjelaskan, BAZNAS berhasil keluar menjadi yang tervaforit sebagai lembaga penyelenggara beasiswa dari lembaga non profit dan perusahaan di Indonesia.

Nominator penghargaan ini, antara lain PT Paragon Technologi & Innovation, Dompet Dhuafa, PT XL, Data Print, Tanoto Foundation dan Medcom.id.

Berdasarkan hasil voting yang dilakukan selama delapan hari sejak Kamis (1/11/2019), dengan responden seluruh masyarakat Indonesia. BAZNAS meraih suara tertinggi setelah berhasil mengumpulkan 1.531 suara, diikuti Dompet Dhuafa di posisi kedua dengan 1396 suara, dan Medcom id, 828 suara.

“Penghargaan ini apresiasi ada lembaga nasional seperti BAZNAS, yang memiliki program beasiswa yang sangat bagus, seperti beasiswa bagi santri tahfidz Sulaimaniah Turki dan lainnya,” ujarnya.

Fadly berharap penghargaan ini dapat memacu BAZNAS untuk mengembangkan program beasiswa lebih inovatif ke depan.

Sebagai informasi, dalam satu pekan ini, BAZNAS juga telah menerima penghargaan Padmamitra Award 2019 dari Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta bersama Forum CSR DKI, pada Selasa (5/11/2019).

Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kepada Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta.

BAZNAS memenangkan Padmamitra Award 2019 untuk kategori “Keberlanjutan dalam Rantai Nilai Organisasi” berkat program-program pemberdayaan masyarakat berbasis dana zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Dengan penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik kepada BAZNAS. “Bila kepercayaan publik meningkat, maka dapat meningkatkan gerakan zakat di Indonesia dan menjadi contoh bagi program pemberdayaan pada gerakan filantropi yang lebih luas,” pungkas Bambang.

Lihat juga...