hut

BNPB: Pascagempa M=7,1 Warga Ternate Sudah Kembali ke Rumah

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan pascagempa magnitudo 7,1 yang mengguncang Kota Ternate dan sekitarnya 14 November 2019, pukul 23.17 WIB lalu. Dipastikan seluruh warga yang ada di tenda pengungsian sudah kembali ke rumah masing-masing, dimana sebelumnya 21 KK mengungsi di halaman SMAN 11 Ternate yang berlokasi di dataran tinggi.

“Pada hari ini (19/11) tidak ada lagi warga yang mengungsi setelah gempa dengan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Ternate pada beberapa waktu lalu. Warga yang sempat mengungsi memutuskan kembali ke rumah mereka,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo lewat keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Agus mengatakan, pemerintah daerah, khususnya Kota Ternate telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi selama 7 hari, terhitung dari 15 November hingga 21 November 2019. Pos komando penanganan darurat bencana gempa bumi juga telah diaktifkan dan beroperasi di Kantor BPBD Kota Ternate. Sedangkan terkait upaya taktis operasional, pos lapangan didirikan di Kantor Camat Batang Dua yang ada di Pulau Mayau.

“Merespon penanganan darurat di lapangan, BNPB telah memberikan dukungan dana siap pakai (DSP) sebesar Rp250 juta. Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB juga memberikan bantuan logistik kebutuhan dasar kepada BPBD Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara. Bantuan tersebut berupa food item dan nonfood item,” ungkapnya.

Selain adanya pengungsi, dampak gempa juga mengakibatkan kerusakan pada tempat hunian, data BPBD setempat mencatat 39 rumah mengalami rusak ringan dengan rincian per wilayah sebagai berikut: Kelurahan Mayau 20 unit, Lelewi 9, Bido 8, Perum Bersatu 2. Kerusakan juga menyasar pada fasilitas perbankan dan fasilitas sosial seperti gereja, sekolah dan puskesmas.

“Data BPBD per 19 November 2019 mencatat kerusakan per wilayah, di antaranya Kelurahan Mayau berupa sekolah 2 unit, gereja 1, puskesmas 1 dan bank 1. Sedangkan di Kelurahan Lelewi dan Kelurahan Bido masing-masing gereja 1 unit,” ujarnya.

Sementara itu, gempa juga berdampak pada wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Masing-masing wilayah kabupaten tersebut terdapat 1 unit kantor dan 2 rumah dengan kategori rusak ringan

“Dua orang yang terluka dari Kelurahan Mayau telah mendapatkan perawatan. Mereka mengalami luka ringan. Tidak ada korban meninggal pascagempa yang berlokasi 137 km barat laut Jailolo, Maluku Utara dengan kedalaman 173 km tersebut,” sebutnya.

Selama berada di lokasi terdampak, TRC mencatat beberapa kendala dalam upaya penanganan. Seperti transportasi laut yang terbatas dan cuaca yang tidak menentu, jaringan komunikasi dan juga anggaran pemerintah daerah setempat jelang akhir tahun.

“Belajar dari kejadian gempa yang terjadi pada 14 November 2019, penyiapan sistem peringatan dini serta rambu dan jalur evakuasi, khususnya di Kecamatan Batang Dua (Pulau Mayau) menjadi salah satu rekomendasi TRC BNPB. Di samping itu, upaya edukasi kepada warga setempat untuk membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bahaya gempa dan tsunami,” jelasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com