hut

BPBD Bali Waspadai Potensi Bencana Tahunan

Editor: Koko Triarko

DENPASAR – Memasuki musim hujan, BPBD Provinsi Bali melakukan antisipasi bencana tahunan, seperti angin puting beliung, tanah longsor, gelombang tinggi hingga banjir. Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, pada awal November ini sudah mulai akan turun hujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Made Rentin, mengatakan, hampir semua daerah di Bali mengalami potensi bencana akibat peralihan musim panas ke musim hujan ini.

“Daerah berpotensi longsor, yaitu di Kabupaten Karangasem, Bangli, Buleleng, Tabanan dan Jembrana, karena daerah tersebut memiliki warna kuning hingga merah yang artinya memiliki tingkat potensi bencana longsor paling sering,” ujarnya, Kamis (14/11/2019).

Rentim menambahkan, bencana lain yang menjadi fokus dari instansinya adalah bencana banjir. Menurutnya, bencana banjir ini diprediksi terjadi di semua daerah di pulau Bali. Khususnya, banjir ini paling sering terjadi di wilayah yang memiliki tingkat penduduk yang banyak, namun kebersihan lingkungannya kurang.

Sebab itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk sejak dini melakukan pembersihan lingkungan dari sampah, khususnya sampah plastik.

Tak hanya itu, angin puting beliung yang terjadi biasanya juga berdampak terhadap tumbangnya beberapa pohon. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada. Dalam hal ini, pihaknya menyediakan berbagai peralatan yang bisa digunakan untuk proses evakuasi, jika benar-benar terjadi bencana di masyarakat.

Misalnya, menyediakan alat pemotong pohon (senso), perahu karet dan beberapa alat lain yang dalam hal ini juga dibantu oleh instansi lain, seperti DLHK dan Kementerian PUPR.

Hal itu karena tidak semua alat dimiliki oleh BPBD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota. Misalnya, seperti alat berat jika terjadi longsor, dibantu oleh PURP dan instansi lainnya.

Sementara untuk angin puting beliung, pihaknya memiliki alat senso. Di setiap kantor, ada minimal dua sampai tiga unit.

“Untuk petugas, kami siagakan 400 orang yang tersebar di seluruh kantor BPBD di Bali. Mereka ini akan secara bergantian melakukan atensi, jika suatu saat terjadi bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Iman Faturahman, menjelaskan, sebagian Pulau Bali sudah memasuki musim hujan. Menurutnya, Bali memiliki 15 zona musim, dan dari 15 musim tersebut memasuki musim penghujan yang berbeda waktunya.

Dijelaskan, sejak awal November kemarin sudah sebagian besar wilayah Bali diguyur hujan, terutama Bali bagian barat dan tengah. Dengan datangnya musim penghujan sudah memasuki musim pancaroba dan pada umumnya akan ada angin kencang.

“Kalau sudah masuk musim pancaroba, biasanya angin kencang karena adanya fenomena tekanan rendah, di mana daerah wilayah Bali itu mendapatkan panas yang berlebih dibandingkan lainnya. Sebab itu kami meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada,” tandasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com