hut

Calon Perseorangan Pilkada Lampung Perlu 7,5 Persen Dukungan

Ilustrasi Pilkada serentak 2020. - Dok. CDN

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, menyebut, calon perseorangan yang ingin bertarung dalam pemilihan kepala daerah memerlukan 7,5 persen dukungan dari daftar pemilih tetap.

Daftar pemilih tetap (DPT) Kota Bandarlampung, terakhir berjumlah 638.178 orang. Mereka tersebar di 20 kecamatan, sehingga kemungkinan calon perseorangan membutuhkan sebanyak 47.864 dukungan. “Untuk calon perseorangan syarat dukungan itu sudah diatur minimal sekitar 7,5 persen dari daftar pemilih tetap,” kata Ketua KPU Kota Bandarlampung Fauzi Heri, Minggu (17/11/2019).

Mulai Desember 2019, tahapan pendaftaran untuk calon perseorangan sudah mulai dibuka. Apabila ada calon yang ingin mendaftar, sebaiknya bertanya terlebih dahulu ke pihak penyelenggara sebab ada beberapa peraturan yang berubah. “Kami sarankan mereka yang ingin mendaftar calon perseorangan untuk berkonsultasi ke KPU, ada pembaruan terhadap format-format pengumpulan dukungan, agar mereka tidak salah,” jelasnya.

Komisioner KPU Lampung bidang Partisipasi Masyarakat dan Sosialisasi, Antoniyus Cahyalana mengatakan, sampai saat ini sudah ada tiga tahapan yang telah diselesaikan KPU kabupaten dan kota salah satunya penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (PNHD). Kemudian pendaftaran pemantau pemilu dan melaksanakan penetapan jumlah dukungan calon perseorangan yang harus diserahkan pada Desember 2019. “Penetapan calon untuk Kota Bandarlampung minimal 47.864 dukungan, dan minimal di 11 kecamatan,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya akan memverifikasi jumlah dukungan tersebut, agar tidak ada dukungan ganda yang diberikan seseorang kepada dua calon kontestan pilkada.”Bila nanti ditemukan satu orang mendukung dua calon akan kami tanya langsung yang bersangkutan, mendukung calon mana,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...