hut

Danau Kota Kaya di Adonara Perlu Ditata

Editor: Mahadeva

LARANTUKA – Keindahan danau Kota Kaya, di Desa Adonara, Kecamatan Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT sangat menakjubkan. Keberadaanya, menjadi salah satu dari dua danau air tawar yang ada di Kabupaten Flores Timur.

Namun, keberadaan danau tersebut perlu ditata, agar bisa menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan. “Danau ini sangat bagus apalagi pemandangan dari atas bukit sangat indah. Sayang bila danau ini tidak ditata menjadi salah satu destinasi unggulan,” kata Emanuel Desi Allan, warga Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (10/11/2019).

Desi menyebut, saat ini banyak warga kota Larantuka dan sekitarnya, yang bertamasya di akhir pecan ke berbagai tempat wisata. “Kalau pemerintah menata Danau Kota Kaya, maka pasti banyak warga yang berkunjung ke tempat wisata ini. Banyak yang pernah mendengar namanya, namun belum pernah ke danau ini,” katanya.

Selain itu masih ada Danau Waibelen atau Danau Asmara di Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga. Namun di kedua danau tersebut  sudah banyak warga yang datang berwisata. “Kalau dua danau ini ditata dengan baik tentunya akan menjadi sebuah tempat wisata yang ramai dikunjungi. Pihak desa juga bisa melakukan penataan dengan menggunakan dana desa,” ujarnya.

Camat Adonara, Ariston Kolot Ola mengatakan, sudah beberapa kali berdiskusi dengan Bupati Flores Timur. Lokasi tersebut juga bisa untuk membuat garan. Namun, perlu dilakukan kajian lebih mendalam untuk menjadikannya tambak garam.

Andi Muhamad,  warga Dusun 04, Desa Adonara, Kecamatan Adonara Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (10/11/2019) – Foto : Ebed de Rosary

Andi Muhamad, warga Dusun 04, Desa Adonara mengatakan, Danau Kota Kaya setiap tahun saat musim kemarau airnya menyusut. “Saat musim kemarau airnya pasti akan menyusut, tapi saat musim hujan airnya akan penuh kembali, bahkan hampir mendekati pemukiman warga yang berada di sekitar danau,” ujarnya.

Ikan bandeng banyak ditemukan di danau tersebut, meskipun saat musim kemarau. Ukuran ikan yang ditemukan cukup besar. Saat memasuki awal bulan puasa, ikan bandeng akan dipanen dan dibagikan kepada semua masyarakat. “Tergantung desa saja kalau mau dijadikan tempat wisata, maka kami masyarakat sekitar danau pasti sangat mendukung. Tapi harus ada pengerukan lagi, agar air laut bisa masuk ke danau saat pasang,” ungkapnya.

Dulunya air laut sebut Andi bisa masuk ke danau tetapi setelah dibangun tanggul, air laut tidak bisa masuk ke danau.

Lihat juga...