hut

Dinas SDA DKI Nyatakan Siap Hadapi Musim Hujan

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Hujan yang mulai mengguyur sebagian wilayah Ibu Kota dan sekitarnya, berpotensi menimbulkan genangan dan banjir. Pemprov DKI pun menyatakan telah siap siaga untuk menghadapi potensi bencana tersebut.

“Insyallah dinas sumber daya air dan jajarannya siap untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan. Jadi, untuk menghadapi musim penghujan ini, kami sangat siap,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Juaini Yusuf, kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019) malam.

Menurut Juaini, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya preventif, seperti membuat sumur resapan, rainwater harvesting, onsite detention, pengerukan di 17 sungai serta lima waduk yang berada di Jakarta dan sekitarnya.

Ke lima waduk tersebut antara lain, Waduk Pluit, Waduk Melati, Waduk Teluk Gong, Waduk BPP Poncol, dan Embung Cendrawasih.

“Pengerukan ini dilakukan untuk menambah debit atau kapasitas waduk sungai, situ, dan saluran yang ada di Jakarta. Kita harapkan, ketika terjadi musim penghujan, kapasitas waduk, situ, rawa dan saluran sudah bisa ditingkatkan menampung air hujan,” katanya.

Juaini mengungapkan, Dinas SDA DKI Jakarta telah membangun 987 titik sumur resapan di lima wilayah di Jakarta dengan target 1.000 titik sumur resapan pada 2019.

“Target kita tahun ini ada 1.000 sumur resapan di Desember 2019. Kita baru melakukan 800 sumur resapan. Sampai sekarang kita masih terus melakukan pembangunan sumur resapan di lokasi yang kita anggap rawan genangan air,” ujar Juaini.

Penanganan banjir lainnya yang dilakukan adalah melanjutkan keberlanjutan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development Kali Kamal sepanjang 2,2 km, naturalisasi revitalisasi sungai, serta pembangunan waduk di 10 lokasi.

Pembangunan waduk dilakukan, antara lain di Waduk Cilangkap Giri Kencana, Waduk Cimanggis, Waduk Kampung Rambutan 1 dan 2, Waduk Pondok Rangon, Waduk Pekayon, Situ Rawa Minyak, Embung Lapangan Merah, Embung Semper Barat Cilincing, Embung Cakung Timur, dan Pembangunan Kali sepanjang 8.274 meter.

Dengan berbagai upaya ini, titik genangan berulang pun tercatat berkurang.

“Ada 242 titik laporan genangan berulang dengan 30 lokasi genangan berulang terjadi pada 2017-2018, dan pada 2019 terdapat 14 lokasi genangan. Sehingga, terjadi pengurangan sebanyak 16 lokasi genangan berulang,” ujarnya.

Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta juga telah mempersiapkan pompa mobile sejumlah 133 unit dengan kapasitas 28,512 meter kubik per detik, dan pompa stationer sejumlah 457 unit di 165 lokasi dengan kapasitas 489,01 meter persegi per detik, serta pompa air 231 unit di pintu-pintu air.

“Kami juga menyiapkan 7.800 petugas yang tersebar di dinas dan wilayah. Ada yang jaga pompa, membersihkan saluran. Ketika sudah mulai gelap (mendung), kami perintahkan petugas standby di lokasi rawan genangan,” kata Juaini.

Pihaknya juga menyatakan telah menyiagakan alat berat seperti excavator amphibi untuk pengerukan waduk, combi jetting yang digunakan untuk penyedotan lumpur saluran drainase dan AWLR (Automatic Water Level Recorder) di 21 lokasi.

Serta CCTV online sejumlah 103 unit. Selain itu, sebanyak 7.889 personel akan dikerahkan dilengkapi alat berat 260 unit dan dump truck 461 unit.

“Semuanya sudah kita siapkan jauh-jauh hari. Pompa-pompa air sudah kita lakukan pemeriksaan, agar dapat berfungsi saat genangan dan banjir terjadi. Juga ribuan petugas sudah kita sebar di selurh wilayah,” tutupnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com