hut

Ditekuk China, Indonesia Tetap Lolos ke Semifinal ASFC

Editor: Makmun Hidayat

BALIKPAPAN — Tim sepakbola pelajar Indonesia menelan kekalahan dari tim China dalam laga terakhir Grup B turnamen Piala Pelajar Asia 2019 (Asian School Football Championship-ASFC) U-18.

Pada laga yang disaksikan tak kurang 15 ribu penonton, Indonesia menelan kekalahan dengan skor tipis 1-2, pada Rabu Petang (20/11/2019).

Stadion Batakan menjadi saksi kegigihan tim asuhan Bambang Winarto dalam menghadapi strategi ‘Tembok China’.

Meski menelan hasil negatif, Indonesia tetap lolos ke semifinal karena unggul selisih gol dari China. Kedua tim diketahui sama-sama mengoleksi 6 poin hasil dari dua kemenangan dan sekali kalah.

Namun Indonesia mencetak 9 gol dan hanya kebobolan 2 gol. Sementara China hanya menyarangkan 4 gol dan kemasukan 3 gol.

Hasil akhir ini cukup membuat Bambang Warsito tersenyum bahagia. Strategi yang diterapkan selama penyisihan terbukti. Sejak awal, tim Indonesia mengincar selisih gol lantaran berada di grup neraka.
Laga melawan tim lemah Sri Lanka menjadi kunci.

Jalannya Pertandingan

Indonesia sebenarnya hanya mengincar hasil seri untuk memastikan lolos sekifinal. Namun Muhammad Atthala Araihan dan kawan-kawan mengambil inisiatif menyerang.

Menghadapi gempuran tuan rumah yang didukung pemain ke 12, China tampil defensif. Mereka membangun pertahanan rapat bak tembok China dengan menempatkan 7 pemain di belakang.

Sesekali China mencoba serangan balik. Hasilnya, Li Menyang membawa timnya unggul 1-0 menit ke 19.

Indonesia mencoba menyamakan skor. Namun serangan yang dibangun anak asuh Bambang Warsito tersebut selalu kandas ketika masuk lini pertahanan China. Hingga turun minum skor tak berubah untuk keunggulan China.

Babak kedua, Indonesia tak menurunkan tempo permainan dan tetap menguasai jalannya pertandingan. Hasilnya menit 50 Rizky Armando membuat stadion Batakan bergemuruh, setelah mencetal gol penyeimbang.

Gol tersebut melecut semangat para pemain. Indonesia terus menggempur pertahanan China. Namun lag-lagi kandas ketika masuk lini pertahanan China yang sangat disiplin .

Indonesia punya peluang emas mencetak gol menit ke 53. Sayangnya tendangan bebas Komang Trisnanda membentur tiang gawang.

Menit 58 Indonesia tersentak, setelah China berhasil unggul melalui Cui Hao menit ke 58. Sepakan dari jarak dekat, setelah memanfaatkan kelemaham lini belakang Indonesia yang gagal menghadang aksi individu pemain china.

Setelah tertinggal, pelatih Indonesia Bambang Warsito memasukkan sejumlah pemain baru untuk menambah daya gedor. Namun sayangnya tak satu pun peluang yang tercipta gagal dikonversi jadi gol. Hingga babak kedua berakhir skor tak berubah.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com