Edukasi Dongeng, Tumbuhkan Pendidikan Karakter bagi Anak

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Orang tua memiliki peranan penting dalam mendidik, membentuk karakter anak melalui kegiatan mendongeng.

Retno Sri Darwati, Ketua Kampung Dongeng Lampung Selatan menyebut, dongeng merupakan media paling efektif dalam menyampaikan pesan dan menanamkan karakter, nilai-nilai baik kepada anak usia dini. Dongeng juga menjadi media mengukur tumbuh kembang anak.

Bunda Retno, sapaan akrab Retno Sri Darwati menambahkan mendidik anak tidak mendadak. Sesuai dengan perkembangan, dunia anak merupakan dunia bermain. Dalam pertumbuhannya anak berkembang secara psikologis sehingga orang tua tidak boleh acuh.

Melalui kegiatan mendongeng anak diajak berbicara, bernyanyi dan bercerita. Pentingnya dongeng membuat kegiatan Workshop Bunda Mendongeng digelar bagi tenaga didik dan orang tua.

Anak-anak dari sejumlah PAUD yang diajak serta orangtua dilibatkan dalam Workshop Bunda Mendongeng di gedung PGRI Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (30/11/2019) – Foto: Henk Widi

Melalui kegiatan mendongeng menjadi satu metode mengarahkan anak untuk meniru. Sebab proses pembentukan tingkah laku bisa diperoleh dengan cerita teladan yang baik.

Dalam proses perkembangannya anak harus dihadapi dengan sabar, pengertian dan toleransi. Pentingnya dongeng tersebut bertujuan menjadi media pembelajaran alternatif bagi anak.

“Pentingnya kegiatan mendongeng membuat Kampung Dongeng Lamsel ikut memfasilitasi para bunda untuk belajar memaksimalkan kemampuan bercerita para orangtua, tenaga didik dengan berbagai sarana dan materi yang ada di sekitar tempat tinggal,” terang Retno Sri Darwati di gedung PGRI Penengahan, Lamsel, Sabtu (30/11/2019).

Bunda Retno menyebut materi mendongeng yang bisa diberikan meliputi kejadian sehari-hari yang dimodifikasi, buku dongeng.

Kepada para peserta Workhsop ia menuturkan dongeng merupakan hasil rekayasa imajinatif dengan alur cerita yang sederhana dan mengandung pesan mulia namun tidak benar-benar terjadi. Kegiatan mendongeng bisa dilakukan anak-anak sebelum tidur secara lisan atau membacakan buku.

Kegiatan mendongeng ungkap Bunda Retno bisa dilakukan secara berulang dan rutin. Sebab kegiatan mendongeng membantu anak belajar berpikir logis, membantu kosa kata baru, membantu melihat tumbuh kembang anak. Selain itu bagi anak-anak usia dini kegiatan mendongeng melatih olah vokal, olah gerak, olah bahasa dan olah media.

“Ibarat makanan jangan hanya mengenyangkan tapi harus menyehatkan, demikian juga dongeng selain menyenangkan harus memiliki kekuatan pesan,” ungkap Bunda Retno.

Bahan dongeng yang bisa digunakan menurut bunda Retno bisa berasal dari kisah yang diingat oleh orangtua. Setiap dongeng harus memiliki pesan moral yang menarik tanpa terkesan menggurui.

Selain itu bagi anak-anak dongeng dianjurkan untuk memiliki kisah yang menginspirasi dan berakhir bahagia (happy ending). Pujian dan reward diberikan kepada anak-anak yang bijak setelah mendengar dongeng.

Pada kegiatan Workhsop Bunda Mendongeng, Bunda Retno menyebut diberikan sejumlah kiat kepada para peserta. Sejumlah materi yang diberikan meliputi tips dan trik menumbuhkan kepercayaan diri orangtua dalam mendongeng.

Selain itu materi teknik dasar mendongeng dan membacakan cerita diberikan kepada peserta. Selain peserta tenaga didik, para orangtua siswa TK dan PAUD mendapat kesempatan untuk belajar mendongeng.

Relawan dari Kampung Dongeng Lamsel lainnya, Nurlaili menambahkan para orangtua harus bisa menguasai sejumlah teknik. Sejumlah teknik harus dilatih dan dikuasai saat mendongeng dan membacakan buku.

Nurlaili, salah satu pemateri Workshop Bunda Mendongeng oleh Kampung Dongeng di Gedung PGRI Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (30/11/2019) – Foto: Henk Widi

Teknik tersebut meliputi vokal dan intonasi suara sesuai karakter yang diceritakan. Ekspresif dengan menggunakan mimik muka, kontak mata, bahasa tubuh dan efek drama dongeng.

“Dalam kegiatan mendongeng harus melibatkan anak dengan selipan humor dan berlatih menilai karakter serta sifatnya,” beber Nurlaili.

Pada kegiatan mendongeng, Nurlaili juga menganjurkan orangtua menggunakan alat peraga yang ada. Sejumlah alat peraga yang bisa digunakan meliputi boneka, buku, bantal dan alat lain untuk menumbuhkan imajinasi anak-anak.

Kegiatan mendongeng sekaligus menjadi kesempatan menciptakan suasana akrab dengan selingan menyanyi dan menari.

Pada kegiatan mendongeng, hal-hal penting harus diperhatikan oleh orangtua. Sejumlah hal penting tersebut meliputi improvisasi ketika lupa alur cerita. Penokohan yang diceritakan dalam dongeng harus sesuai dengan kemampuan.

Pemberian insentif berupa hadiah dan kegiatan mendongeng yang menyenangkan (fun) menjadi kunci agar mendongeng menjadi kegiatan menarik.

Sebagai fasilitator dalam kegiatan Workhsop Mendongeng, relawan Kampung Dongeng Lamsel sekaligus menjadi pendamping yang membekali, membimbing peserta. Peserta workshop bunda mendongeng dari gugus Dahlia merupakan para tenaga pendidik PAUD, TK asal Kecamatan Penengahan.

Usai mengikuti workshop diharapkan peserta bisa secara mandiri mendongeng di hadapan anak dengan mudah dan menyenangkan.

Lihat juga...