hut

Gandeng ITB, Pemkot Denpasar Ciptakan Ekosistem Ekraf

Editor: Mahadeva

DENPASAR – Pemkot Denpasar, Bali menjalin kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), untuk menciptakan ekosistem Ekonomi Kreatif (Ekraf) di daerahnya.

Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, mengatakan, fokus bahasan dalam kerjasama tersebut adalah, mengenai kebijakan pemerintah daerah tentang program pengurangan penggunaan kantong plastik. “Kegiatan ini dilakukan sebagai keseriusan dalam memberikan ruang kreativitas kepada masyarakat, ditunjukan dalam beragam program kreatif, tapi tetap harus menjaga lingkungan,” ujar Rai Mantra, Jumat (1/11/2011).

Program pengembangan UKM juga menjadi hal penting dalam kerjasama tersebut. Bali dikenal sebagai daerah wisata, sehingga pengembangan UKM menjadi sesuai yang sangat potensial dilakukan. Nantinya masyarakat pelaku UKM, akan diberi pelatihan kemasan ramah lingkungan. Ini menjadi sangat penting, agar sinergis dengan program Pemkot Denpasar melakukan pengurangan sampah plastik. Rai Mantra menyebut, pemberdayaan masyarakat melalui sociopreneurship sangat baik dikembangkan.

Direktur Kemahasiswaan Komite Inkubator Bisnis Sekolah Bisnis Manajemen ITB Sonny Rustiadi (kiri) bersama Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (kanan) saat menjalan pertemuan di kantor Walikota Denpasar, Jumat, (1/11/2019).-Foto: Sultan Anshori.

Apalagi optimalisasi kemasan ramah lingkungan.  “Kami juga membangun satu gedung khusus untuk memfasilitasi kreativitas anak-anak muda dan pelaku usaha, jadi ini juga bisa dimanfaatkan bersama Bekraf,” ungkapnya.

Direktur Kemahasiswaan Komite Inkubator Bisnis Sekolah Bisnis Manajemen ITB, Sonny Rustiadi, menjelaskan, pihaknya telah intens berkomunikasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar.  “Banyak yang sangat baik kita eksekusi di Denpasar, karena memang fokus kita sama. Dan yang terpenting adalah, keberlanjutan program dan rencana jangka pendek, menengah dan panjang,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, mengatakan, hal utama yang akan menjadi agent of change adalah perangkat LDD (Layanan Design Denpasar) dan UKM binaan Pemkot Denpasar.

Intensitas interaksi akan digerakkan, yang diharapkan dapat bermuara pada komunitas atau pebisnis yang bisa menjadi pionir kemasan ramah lingkungan. “Saya berharap, segala sesuatunya berjalan lancar dan dapat mewujudkan ekosistem ekonomi kreatif dan mendukung langkah UKM dalam menciptakan kemasan ramah lingkungan,” tutupnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com