hut

Gianyar Luncurkan Angkutan Siswa Gratis

Editor: Mahadeva

GIANYAR – Pemkab Gianyar mengembangkan layanan angkutan siswa gratis di daerahnya. Kali ini program diluncurkan di SMP Negeri 3 Payangan, Kamis (14/11/2019).

Bupati Gianyar, Made Mahayastra mengatakan, layanan angkutan siswa gratis tersebut ditujukan untuk siswa di Desa Buahan dan Buahan Kaja, yang bersekolah di SMPN 3 Payangan. Dengan adanya angkutan tersebut, diharapkan siswa tidak ada lagi membawa sepeda motor sendiri ke sekolah. Termasuk tidak ada lagi siswa yang tidak bersekolah, karena tidak ada yang mengantar.

Bupati Gianyar Made Mahayastra, saat ditemui usai peluncuran angkutan siswa gratis, Kamis (14/11/2019) .-Foto: Sultan Anshori.

Armada angkutan siswa menjadi upaya memberdayakan angkutan umum dan siswa, agar tersedia layanan transportasi ke sekolah dan pulang ke rumah yang aman dan nyaman. Selain itu, juga mengurangi beban orang tua terkait biaya transportasi. “Terpenting , siswa yang sebelumnya menggunakan sepeda motor sendiri bisa beralih memanfaatkan layanan angkutan ini sehingga mengurangi resiko kecelakaan di jalan,” ucap Mahayastra, Kamis (14/11/2019).

Delapan angkutan siswa gratis, nantinya akan melayani antar jemput 180 orang siswa SMPN 3 Payangan. Angkutan tersebut dibagi menjadi empat trayek, yang melayani 11 banjar di Desa Buahan dan Buahan Kaja. Trayek P1 akan melayani antar jemput siswa SMPN 3 Payangan dari banjar Susut, P2 dari Banjar Gambih, P3 melayani dari Banjar Pausan dan trayek P4 melayani antar jemput siswa dari banjar Jata menuju SMPN 3 Payangan.

Di setiap trayek sudah ditentukan lokasi yang harus ditempuh para supir untuk memastikan seluruh siswa mendapat pelayanan yang baik. Di luar trip pengangkutan atau waktu kosong, angkutan diperbolehkan mengangkut muatan umum. Hasil dari angkutan umum dapat dimanfaatkan supir untuk tambahan pendapatan. Angkutan siswa  juga dilengkapi stiker trayek di kaca depan dan belakang yang berisi tulisan “AMAN Untuk Anak Kita” sehingga memudahkan siswa mengenali angkutan siswa.

“Tahun depan, layanan angkutan siswa gratis ini juga akan dikembangkan layanannya di daerah Bukian, secara bertahap kita kembangkan hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Gianyar, sehingga nanti seluruh siswa terlayani oleh angkutan ini,” tandasnya.

Ketut Sari Devi, salah seorang siswa menyebut, sangat senang dengan program angkutan gratis bagi siswa. Program tersebut membuatnya tidak perlu lagi kesusahan saat berangkat maupun pulang ke sekolah. “Lagi pula bisa menghemat uang saku,” tutupnya.

Lihat juga...