hut

Habiskan Akhir Pekan dengan Wisata Minat Khusus di Lampung Selatan

Editor: Mahadeva

LAMPUNG – Berwisata sembari menyalurkan hobi menjadi pilihan warga saat menghabiskan libur akhir pekan. Seperti yang dilakukan Ferry Hendry Yamyn, warga Lampung Selatan yang merupakan penghobi memancing.

Ferry menyalurkan hobinya sembari berwisata. Dia memancing ke sejumlah spot memancing air tawar dan laut. Lokasi memancing air tawar yang sering dituju diantaranya sungai Way Sekampung. Sementara spot memancing di laut yang dipilih meliputi perairan Pulau Kandang Balak, Tanjung Tuha dan perairan Pulau Sindu.

Ferry Hendry Yamyn,penghobi wisata minat khusus dengan memancing ikan giant travely di perairan pulau Kandang Balak,Minggu17 November 2019 (Foto Ist/ Henk Widi)

Wisata minat khusus disebutnya, membutuhkan biaya yang tidak murah. Sebagai penghobi memancing, ia harus memiliki gerar atau alat pancing yang harganya mencapai jutaan rupiah. Pemancing yang akrab disebut angler rela merogoh kocek cukup dalam agar bisa berwisata sambil memenuhi hobi. Kali ini persiapan memancing dilakukan untuk memenuhi hasrat di pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).

“Saat akan menyalurkan hobi wisata minat khusus dengan memancing berbagai persiapan harus matang dilakukan agar bisa menikmati rekreasi petualangan sekaligus mendapat ikan untuk dibawa pulang,” ungkap Ferry saat ditemui Cendana News, Minggu (17/11/2019).

Sekali berangkat menyalurkan hobinya, ia membawa serta empat rekan dan satu pemilik perahu. Lokasi yang dipilih meliputi laguna Pulau Kandang Balak, teluk Pulau Kandang Lunik. Lokasi yang dipilih posisinya terlindung dari lautan lepas. Di lokasi tersebut pemancing bisa mendapatkan ikan berukuran besar. Selain pulau Kandang Balak dan Kandang Lunik, ia biasa memancing di Pulau Mengkudu. Memiliki struktur pasir timbul yang menjadi penghubung dengan Pulau Sumatera, spot tersebut bisa digunakan untuk memancing dengan sistem koyor.

Cara tersebut diterapkan dalam kondisi ombak dan angin tenang. Dia bisa mendapatkan ikan jenis tongkol, giant travelly, mamung dan tenggiri. “Wisata minat khusus memiliki tujuan melakukan refreshing, menyalurkan hobi sekaligus mendapatkan hasil ikan,” cetus Ferry.

Solihin, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ragom Helau, Kecamatan Bakauheni menyebut, wisatawan minat khusus kerap menyewa perahu miliknya. Wisata minat khusus yang kerap dilakukan meliputi penyelaman dasar (diving), penyelaman permukaan (snorkeling). “Kegiatan wisata diving dan snorkeling hanya pada momen tertentu tetapi memancing kerap dilakukan setiap akhir pekan,”cetus Solihin.

Kepada wisatawan ia mematok biaya sewa perahu Rp250.000 pulang pergi. Sementara untuk paket sehari penuh, ia memasang tarif Rp500.000. Pada perjalanan biasa untuk menuju pulau Sekepol dan Pulau Mengkudu, ia menetapkan tarif Rp15.000 perorang sekali jalan. Saat akhir pekan ia bisa mengantar 10 hingga 20 orang dan menjadi sumber penghasilan baginya. “Sebagai anggota Pokdarwis sebagian hasil ojek perahu disimpan sebagai uang khas,” cetus Solihin.

Fasilitas ojek perahu menurutnya menjadi salah satu peluang bagi wisatawan minat khusus. Selain bisa menghasilkan uang, ia bisa memperkenalkan potensi wisata di wilayah tersebut. Bagi pemancing, Usman mengaku harus tahu spot yang terbaik. Sebab wisatawan penghobi memancing akan kembali lagi untuk melakukan kegiatan serupa. Pengetahuan akan sejumlah titik memancing menjadi nilai lebih baginya. Dia akan dikenal sebagai pemandu wisata dan penyedia ojek perahu. Menyediakan ojek perahu diakuinya menjadi peluang dengan adanya wisatawan minat khusus.

Lihat juga...