hut

Hakim MK Sarankan Pemohon yang Gugat KUHAP Pelajari Permohonan

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

JAKARTA — Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams memberikan saran kepada Pemohon Erko Mojra seorang terdakwa kasus pencemaran nama baik Aparatur Sipil Negara, supaya mempelajari permohonan yang biasa dipergunakan atau diajukan di Mahkamah Konstitusi, sebab MK akan mengarahkan permohonan itu sesuai dengan UU dan Peraturan MK.

“Saya minta agar pasal yang diujikan difokuskan terkait pelanggaran hak konstitusional dan sama dengan petitum permohonannya. Kemudian kerugian konstitusional diuraikan lebih lanjut bukan hanya kasus konkret dan di petitum, Saudara lihat apakah ada putusan MK yang memerintahkan kejaksaan atau kepolisian,” kata Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams saat sidang uji materil KUHAP di Gedung MK, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Erko Mojra menguji konstitusionalitas Pasal 197 ayat (1) huruf b, huruf c, huruf d, huruf e, huruf f, huruf h, dan ayat (2) UU No. 8/1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Ia merasa hak konstitusionalnya terlanggar dengan berlakunya frasa “batal demi hukum” dalam Pasal 197 ayat (2) dalam hubungannya dengan Pasal 197 ayat (1) huruf b, huruf c, huruf d, huruf e, huruf f, huruf h KUHAP.

Dalam permohonannnya, Erko menyampaikan dirinya adalah warga Negara Indonesia yang berstatus sebagai Terdakwa berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Kasongan Nomor 99/Pid.Sus/2018/PN.Ksn, tanggal 29 April 2019, dikuatkan dengan Putusan Pengadilan Tinggi Palangkaraya Nomor 35/PID.SUS/2019/PT.PLK, tanggal 13 Juni 2019, dan dikuatkan kembali oleh Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 3303 K/Pid.Sus/2019, tanggal 17 Oktober 2019.

“Saya belum menerima salinan putusan tingkat Kasasi. Apabila salinan telah dikirimkan dan diterima oleh para pihak maka putusan-putusan tersebut akan berstatus kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde),” kata Erko.

Menurutnya, frasa “batal demi hukum” dalam Pasal 197 ayat (2) dalam hubungannya dengan Pasal 197 ayat (1) huruf b, huruf c, huruf d, huruf e, huruf f, huruf h KUHAP tidak jelas, tidak tegas, ambiguitas, dan multitafsir, sehingga kontraproduktif dengan tujuannya, yang salah satunya adalah untuk memberikan perlindungan terhadap hak asasi manusia sehingga dengan demikian tidak memberikan kepastian serta perlindungan hukum yang adil.

Erko menyatakan apabila permohonan dinyatakan oleh MK bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai sebagai putusan yang sejak semula dianggap tidak pernah ada, maka potensi hal yang khawatirkan tidak akan terjadi.

“Hal ini, tidak akan mengakibatkan keadilan menjadi tertunda. Saya sebagai Pemohon mendapat kepastian hukum bahkan perlindungan hukum yang adil,” ujarnya.

Oleh karena itu, dalam petitumnya, Erko meminta frasa “batal demi hukum” dalam Pasal 197 ayat (2) dalam hubungannya dengan Pasal 197 ayat (1) huruf b, c, d, e, f, h KUHAP bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai sebagai putusan yang sejak semula dianggap tidak pernah ada, tidak mempunyai nilai hukum, tidak mempunyai kekuatan hukum serta tidak dapat dieksekusi oleh jaksa,” ungkapnya.

Sementara itu, Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih juga menyarankan agar Pemohon memfokuskan pasal yang diujikan. Menurutnya, Pemohon mempermasalahkan Pasal 197 ayat (2), seharusnya kerugian akan berlakunya pasal tersebut yang harus diuraikan.

“Jadi Anda tidak perlu mengutip sedemikian rupa dan berulang-ulang,” sebutnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com