Hari Pertama Polisi Tilang 66 Pelanggar Jalur Sepeda

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Fahri Siregar – Foto Ant

JAKARTA – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mencatat sudah ada 66 kendaraan yang dikenai sanksi tilang (Bukti Pelanggaran), lantaran melanggar lajur khusus sepeda di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Fahri Siregar mengatakan, sepeda motor menjadi pelanggar terbanyak. “Jumlah penindakan pelanggaran 66 pelanggaran, dengan pelanggaran didominasi oleh sepeda motor,” ujar Fahri, Senin (25/11/2019).

Fahri mengemukakan, berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, ruas jalan dengan pelanggaran terbanyak adalah Jalan Medan Merdeka Selatan. Seperti diketahui, Ditlantas Polda Metro Jaya mulai Senin (25/11/2019) memberlakukan sanksi tilang, bagi pengendara kendaraan bermotor yang nekat masuk dan melintas di jalur sepeda.

Kendaraan yang melintas di jalur sepeda dikenai Pasal 287 Ayat 1 Undang-Undang No.22/2009, tentang Lalu Lintas. Mereka akan disanksi berupa tilang dengan denda Rp500 ribu, atau kurungan selama dua bulan. Sanksi tilang tersebut diberlakukan setelah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang telah menandatangani aturan mengenai penyediaan lajur sepeda pada Rabu (20/11/2019).

Jalur-jalur sepeda yang disebutkan dalam Pergub 128/2019, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Salemba Raya, Jalan Proklamasi, Jalan Penataran, Jalan Pramuka, Jalan Pemuda, Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Sisingamangaraja.

Selanjutnya Jalan Panglima Polim, Jalan RS Fatmawati Raya, Jalan Tomang Raya, Jalan Kyai Caringin, Jalan Cideng Timur, Jalan Cideng Barat, Jalan Kebon Sirih, Jalan Fachrudin, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat dan Jalan Jatinegara Timur. (Ant)

Lihat juga...